Love Mild
January 27th, 2007 by djokosantoso
Rokok aku dapat ketika makan di sebuah warung pinggir jalan yang menjual makanan khas Bekasi. Yaitu pecak lele dan sayur gabus. Soal harga jangan kaget klo tidak murah untuk ukuran warung kaki lima ….. satu piring nasi plus pecak lele dihargai hingga kisaran Rp 20.000,- .
Warungnya sederhana dari kayu didalamnya cenderung kurang bersih, tapi mungkin disitu letak kenikmatnannya. Warung tersebut berdiri dipinggir jalan Raya Kalimalang Bekasi Timur menempel pada dinding pagar beton, sama dengan sebagian besar pedagang yang tidak memiliki lapak yang sah atau legal. Kenapa ya ? apakah mereka tidak mampu mendirikan bangunan ditempat yang legal ? kayaknya gak juga …. ditempat tersebut demant-nya sangat besar sedangkan pemanfaatan lahan oleh pemilik di belakang pagar beton tersebut belum di optimalkan. Ketika permintaan ato demant ada, kesempatan tersebut tidak disia-siakan ? apakah salah ? jangan kita yang mutuskan …. biar pengadilan yang mutuskan. Ah kita gak perlu memusingkan hal ini. Kita lihat dari sudut pandang yang lain, apa itu ? bahwa kebanyakan rakyat Indonesia itu bukan pemalas !!! malah pekerja keras. Tapi apa bentuk dukungan pemerintah terhadap mereka ? 0 (nol) besar !!!! lalu pemerintah kita mikirin apa dan siapa ? ya gak tau, yang jelas banyak sekali rakyat indonesia yang tidak tersentuh oleh kebijakan pemerintah, dan mereka bisa survive, bisa hidup. Malaskah rakyat Indonesia ? maka dengan tegas kita bisa bilang ”TIDAK”.
Warungnya sederhana dari kayu didalamnya cenderung kurang bersih, tapi mungkin disitu letak kenikmatnannya. Warung tersebut berdiri dipinggir jalan Raya Kalimalang Bekasi Timur menempel pada dinding pagar beton, sama dengan sebagian besar pedagang yang tidak memiliki lapak yang sah atau legal. Kenapa ya ? apakah mereka tidak mampu mendirikan bangunan ditempat yang legal ? kayaknya gak juga …. ditempat tersebut demant-nya sangat besar sedangkan pemanfaatan lahan oleh pemilik di belakang pagar beton tersebut belum di optimalkan. Ketika permintaan ato demant ada, kesempatan tersebut tidak disia-siakan ? apakah salah ? jangan kita yang mutuskan …. biar pengadilan yang mutuskan. Ah kita gak perlu memusingkan hal ini. Kita lihat dari sudut pandang yang lain, apa itu ? bahwa kebanyakan rakyat Indonesia itu bukan pemalas !!! malah pekerja keras. Tapi apa bentuk dukungan pemerintah terhadap mereka ? 0 (nol) besar !!!! lalu pemerintah kita mikirin apa dan siapa ? ya gak tau, yang jelas banyak sekali rakyat indonesia yang tidak tersentuh oleh kebijakan pemerintah, dan mereka bisa survive, bisa hidup. Malaskah rakyat Indonesia ? maka dengan tegas kita bisa bilang ”TIDAK”.
btw, rokok ini mirip rokok apa … emmmmmmmmm




January 30th, 2007 at 2:56 am
hahaha…
sapapun buat bertahan hidup emang harus kerja keras..
kecuali yang emang udah berfasilitas lengkap dari sononya.. ^_^
pemerintah?
hehe..
mungkin lebih peduli sama yang bisa kasi duit daripada sama yang butuh duit.. ^_^