Sobranie - about Sylva

Adalah Sylva ………
Sejak pertama duduk di meja kerjanya, aku melihatnya dia sangat unik dibanding semua temen kerja yang lain …… tapi belum tau apa itu.
Banyak hal yang menakjubkan yang dimilikinya yang tidak nampak secara fisik. Pandangannya tentang banyak hal, pengetahuannya, pergaulannya semua sering membuat aku terkejut.
Simak aja Blognya di friendsternya
Lama aku tidak meng-update blog ini ……. tapi sejak membicarakan tentang rokok dengan-nya semangat tersebut kembali tumbuh…
Banyak hal yang aku dapat darinya apa itu rokok …. sangat mengagumkan !!!
Kegemarannya adalah di Foto …. hasilnya …. menghiasi salah satu kalender PT. Adhi Realty tahun 2007 ……
Ahhh Sylva … si gadis yang misterius …..
rokok ini pemberiannya - Sylva -
pic : Sobranie dg latar Kalender Sylva
Posted in jurnalku





January 19th, 2007 at 5:34 am
Thanks atas tulisanya tentang aku dan Sobraine. Tapi kenapa ada kalimat “Sylva si Gadis Misterius”..? Hello..I’m Real Woman. Anyway..it’s ok lah khusus untuk Om Djoko. Baru kali ini aku bertemu dengan orang yang hobbynya koleksi Cigarette dari Berbagai merk, kalo udah ngomongin yang namanya Cigarette dan Foto pasti Om yang satu ini langsung Interesting. Ada sedikit cerita saya tentang Cigarette, dulu saya adalah Penghisap dari Cigarette yang di Indonesia dikenal dengan sebutan Rokok. Ada berbagai jenis merek Rokok di Indonesia, dari mulai Rokok buatan Lokal seperti Gudang Garam, Djarum, Sampoerna sampai dengan kelas lokal luar seperti, Dunhill, Capry, Mild Seven, Marlboro Sof Pack dll. Dari semua merek tersebut saya paling suka dengan Marlboro(keluaran Phillip Moris Company) yang beraroma Light Menthol. Dulu saya merokok bukan karena Ikut-ikutan teman, tapi karena saya penasaran ikut mencoba seperti apa sih rasa yang didapat dari Rokok itu. Kadang saya suka melihat orang-orang yang sedang merokok rasanya begitu menikamati dan membuatnya lebih santai.
Tapi kalau bicara tentang Rokok itu terbuat dari apa, saya bingung bisa dikatakan saya tidak mengerti yang saya tahu Rokok itu dari Daun Tembakau. Sampai suatu ketika saya bekerja disalah satu Hotel berbintang lima di Jakarta. Disinilah saya mendapatkan banyak pengetahuan tentang Cigar, Cigarette and Wine.Disinilah saya tahu perbedaan Cigar (atau yang dikenal bangsa kita dengan sebutan Lisong) dan Cigarette. Cigar pertama kali ditemukan oleh Christoper Columbus pada tahun 1492, disalah satu daratan Amerika. Cigar terbuat dari daun tembakau pilihan yang telah menjalani beberapa proses Aging dan Pregmentasi,terdiri dari beberapa lapisan daun tembakau yang berbeda-beda jenisnya dan dibuat oleh tangan. Cigar yang terkenal dari Havana yang terkenal dengan sebutan Cuba, selain rasa dan aromanya yang khas, harganya juga tergolong mahal.Nah..Cigar menjadi salah satu pendapatan terbesar dinegara ini. Ada beberapa merek terkenal Cuban Cigar seperti, Montecristo, Trinidad, Romeo Y Jullieta, dan yang paling terkenal dan paling digemari Fidel Castro adalah COHIBA. Pertama saya melihat bentuknya begitu menakutkan, karena ukurannya yang besar dan aromanya yang begitu keras. Tapi demi memahami lebih jelas tentang Cigar, akhirnya saya mencobanya. Cigar pertama yang saya coba adalah Cigar dari Dominica namanya Macanudo dengan ukuran Petit Corona dan jenisnya Macanudo Cafe untuk pemula pasti rasanya sangat aneh, Oh..ya Cigar ini tidak boleh di Inhale tapi hanya dikumur - kumur saja asapnya didalam mulut kita. Yang saya dapatkan pada hisapan pertama saya tentang Cigar itu, hmmm..aromanya seperti perpaduan wood and Creme. Memang agak aneh pada mulanya tp pada akhirnya saya bisa Enjoy dengan Cigar pertama saya.
Cigarette, ternyata dibuat dari potongan daun tembakau sisa dari pembuatan Cigar. Dan tentunya karena bentuknya yang kecil atau dalam bahasa latinnya Cigarilos, maka pembuatan Rokok ini menggunakan mesin dan diberikan berbagai macam Flavour, seperti strawberry, menthol dan Coffe.
Kayaknya saya menulis terlalu panjang melebihi tulisan Om Djoko nih…Maaf yah Om!
Anyway..kalo Om Djoko emang berminat dengan Cigar or Cigarette next timed saya akan ngajak Om Djoko untuk melihat cara pembuata Cigar langsung deh..(Insya Allah yah, kalau Roller Cigarnya datang lagi ke Jakarta, karena dia langsung datang dari Cuba loh). Dan satu lagi pecinta dan penikmat Cigar itu sendiri sekarang marketnya sudah mulai membesar terutama dari kalangan atas.
Ok deh Om Djoko..thanks yah.
- Sylva -
“Trinidad Reyes, menghisapnya dan mencium aromanya dengan ditemani dengan Espresso membuat aku Jatuh Cinta”
January 19th, 2007 at 6:15 am
ane angkat bagus banget artikelnya sayang klo hanya di comment …… ha ha ha ha… thanks ya
January 26th, 2007 at 7:41 pm
aku mau dong di ajak!!! eyang djoko kalo pergi ama sylva ajak2 aku yah! mau dong rokoknya…hehehehehe