House of Sampoerna
Sebuah petualangan yang cukup menarik jika kita berkunjung ke House of Sampoerna. Sebuah museum mengenang perjalanan Perusahaan Rokok PT HM Sampoerna.
House of Sampoerna sendiri merupakan anak perusahaan dari PT HM Sampoerna Tbk yang bergerak di bidang pariwisata (non cigarette business).
Lokasi House of Sampoerna (HoS) ini berada di wilayah Surabaya Barat (kota lama), tepatnya di Taman Sampoerna 6 Surabaya 60163. Berada di lingkungan yang menurut saya kurang apik, HoS menghadirkan suasana yang berbeda ketika kita masuk kehalamannya. Untuk menuju kesana banyak sekali petunjuk-petunjuknya dan didesain dengan menarik.
Bangunan yang dibangun pada tahun 1862 itu tetep mempertahankan gaya kolonia disertai dengan penataan lampu yang cantik serta keramahan para penjaganya semakin membuat nyaman berada disana berlama-lama.
Awalnya digunakan sebagai panti asuhan putra yang dikelola oleh pemerintah Belanda, dan dibeli oleh Liem Seeng Tee (pendiri Sampoerna yang pertama) pada tahun 1932 untuk dijadikan pabrik rokok Sampoerna yang pertama.
Masuk di dalam bangunan museum yang dipugar dan dijadikan museum pada tahun 2003 saat memperingati ulang tahun ke-90 Sampoerna ini tidak lagi seperti museum pada umumnya yang pengab, tapi cukup indah dan segar. Kesan ngeri untuk anak-anak kalau memasuki ruang museum tidak tampak disana.
Di museum ini kita dapat menyaksikan dari dekat fasilitas produksi rokok linting tangan dan jika siang hari waktu kerja kita dapat mencoba melinting sendirisebatang rokok Dji Sam Soe, sebuah pengalaman yang cukup berkesan tentunya. Sayang saya kesana pada malam hari.

Kunjungan diakhiri dengan kuliner di Sampoerna Cafe. Kezatan masakannya wuihh ajib kata anak saya. Saya mencoba Sapi lada hitam dan istri saya serta anak saya mencoba Sop buntut goreng, sangat murah menurut saya untuk ukuran cafe.
Eits, tidak lupa belanja, disana ada kios cendera matanya. Istri saya mborong kaos, Saya membeli gantungan kunci, Pin besar dan kartu. Semua berlogo A (Sampoerna).
Sayang buku Sampoerna Legacy harganya cukup mahal, sebenarnya pengen saya beli saja, tapi disana ada buku tentang kretek, jadi bimbang akhirnya.
Keinginan saya dan ambisi saya sekarang ada lagi ……
“Bagaimana mendapatkan koleksi rokok-rokok sampoerna yang tidak dijual lagi… juga koleksi rokok sampoerna uang di ekspor keluar negri …” ohhh akankah ya mimpi saya ini terkabul …..
Wis talah rek, aku diweneni bungkuse wae gelem … (dasar !!!!!!! )
ngantek ngiler aku pas mrono





















marahi ngiler.
hahaha… HoS itu salah satu tempat favorit di sby! jadi kangen ke sana neh, mas
saya waktu itu seharian di THS, betah banget disana sambil lihat2 dan narsis
kok gak ngajak2 sih??? iihhh…
Nih acara untuk menyenangkan sang istri tercinta Mbok … hehehehe
beberapa kali ke museumnya, tapi belom pernah ke cafe-nya. kata mereka yg pernah kesitu sih mahal. mosok murah mas? wah… berarti sugih mas djoko iki
btw, ndek mburine cafe iku onok gallery mas. sempat nengok?
murah lho mas,
untuk sop buntuk goreng cuman 27 rebu klo gak salah, trus daging sapi lada hitam cuman 24 rebu, minuman rata2 12 rebu dah enak banget.
Untuk ukuran cafe kelas dan pelayanan kayak gitu, murah banget mas. Coba bandingkan dengan Chilis atau Hard Rock atau Planet Holliwood, jauh banget harganya mas…
coba deh.
Galery, ndak sempat aku mas, istriku sibuk beli kaos untuk oleh2.
Foto Mas tentang HoS bagus2 … suka saya … pinter tenan sampeyan mas
ih… bagus…
tukang rokok skala besar memang kaya2…
Lha ini yang saya belum kelakon kalo ke Sby.
Wah bgs bgts…ah nyesel bgt nich pa…waktu itu bella yang lucu ini nggak ikut k HOUS OF SAMPOERNA. Coba waktu itu bella ikut, wah pasti seru bgt yah…aH waktu itu sih bella keasyikan maen ama dek wanda… tapi nggak papa yah, thn depan aq maw ke hous of sampoerna. Dan itu wajib hukumnya titik.
salah sendiri ndak ikut … weeekkk, makanya jangan main aja … heheh
ke surabaya ndak mampir-mampir rek…?!!
Wah, kepengen mrono mas. Harusnya museum2 milik negara juga dibikin seperti ini, nyaman dan nggak terkesan angker.
aku pernah ke pabrike,waktu launching 234-16,dadi wis melu nglinting,oleh 1 batang,dibawa pulang.
Kulonuwun Mas
Kangen aku Mas, hehehe
Numpang ngisep ah
Asik juga tuh “Rokokuliner”nya.
Mendiingan bikin “perpustakaan rokok” Mas, gimana?
dicatet dulu ya!
kapan2 liat2 deh..
wuihhhh …. infonya menarik, mas! wah, jadi pgn cepet2 balek suroboyo iki.
surabaya ya?
*liat tanggalan, liat dompet..aman..ngepak-ngepak!!*
salam kenal,
neng perna juga tu ksana bwt penelitian skripsi.
malah ga neliti, tapi ngadem di museum. enak banget sih tempatna. kamar mandinya pun keren.. :p
eh..eh.. kemaren sayah kesitu jguaaa..
kereeennn….
saya peroko berat, en saya kemaren ke sana…
uapik temenan cak….
Eh ada yang masih nyimpan (koleksi) Dji Sam Soe Special yang satu batangnya dibungkus dgn Plastik mika bening kotak. kalo ada yang punya kelebihan atau tau keberadaan rokok Djie Sam Soe Special tsb tolong beri tahu saya ya, ke telp : 021-32680885(plexy) – 087877191780(xl) atau Email : sadli.salim@gmail.com. Terima kasih atas segala bantuan teman semua ….. salam Kompak.
adalah pengalaman yang sangat luar biasa saya berkesempatanberkunjung di PT HM sampoerna,
Unik,
Klasik,
dan Imajinatif…
That one of beautifull place ever I see
saya penasaran dengan House Of Sampoerna dan saya sangat pengen ke pabrik rokok PT. HM Sampoerna disurabaya, kalau kantor distributor di Medan saya sudah pernah. Karena saya kan orang Medan …..
saya pengen banget kerja di Sampoerna karena itu adalah cita-cita saya. saya merasa bangga bisa kerja di Sampoerna. sekarang saya kerja di distributor rokok Galan, Wismilak dan Milday di Medan. sebagai HoReKa (Hotel Restoran Kantin)
kalau di Sampoerna jadi Sales saya mau yang penting kerja di Sampoerna hehe….
HOS adalah tempat sejarah hindia belanda dan menjelajahi tempat tersebut ada kesan tersendiri bagi kami pengunjung..
Thank You and succesful for network
Dimanakah saya bisa bisa membeli segala macam rokok produksi HM. SAMPOERNA yang paling murah, pembelian dalam jumlah banyak, tolong infokan ke nussa_paper08@yahoo.com terimakasih atas informasinya