Garuda = Eagle

Rokok Garuda dan Eagle ini saya dapatkan dari Om Budi, 1 paket dengan peralatan linting, Rokok ini produk Sohibnya Om Budi yang juga jadi Bosnya Marimas. Rokok-rokok ini buatan PT. CV Moeria Mulia - Kudus Indonesia.
Rokok Garuda yang putih saya sudah punya dari dulu saya dapat ketika sedang mudik ke Surabaya, tetapi yang Garuda merah dan Eagle saya belum punya dan baru dapat sekarang karena rokok ini ternyata hanya dipasarkan di Makasar saja. Pernah dipasarkan di Jateng tapi tidak sebanding dengan biaya promosinya.
Cara distribusi rokok inipun cenderung sederhana saja, yaitu langsung keagen-agen dan toko-toko besar dan pengirimannya dilakukan sesuai pesanan saja.
Kenapa ya kok kelihatannya pemasarannya sederhana saja, itu karena rokok ini hanya bisnis sampingan saja, kalau mengandalkan bisnis rokok ini saja sudah gulung tikar, berat di saingan, dan cukai. Pemilik pabrik rokok ini punya banyak bisnis, antara lain Marimas, cengkeh zanzibar, cengkeh rajangan, sigaret, kertas buku, dll. Jadi gak “ngoyo” kembangkan rokok, walau cuman jalan ditempat saja.
Hemmm, butuh tenaga marketing pak ? … halah


December 4th, 2007 at 2:51 pm
sampeyan kapan jadi bosnya, mas?
December 4th, 2007 at 6:49 pm
Mas.. sampean kan lama ngoleksi rokok, sekali-sekali bikin trade mark sendiri..
promosinya gampang “merokoklah biar tetep Djoko”
menghapus kesan impotensi kan mas? hehehehe….
December 7th, 2007 at 2:55 pm
merokok boleh berhenti.. koleksi tetep lanjut
December 7th, 2007 at 7:57 pm
wew…wew…
ini bLog tentang rokok yaa..
heheh… unikunik..
December 9th, 2007 at 3:23 pm
Eyang Rokok Eagle kan dibaca Igel, kalo basa Sunda artinya Joget…
Jadi seru juga kalo edisi Jawa Barat pake gambar siluet penari Jaipongan, hehehe…
Mas ada pe-er dari sayah yah
December 9th, 2007 at 3:46 pm
Lha, abis sakit juga toh?
Kok sayah gak dapet kabarnya Eyang? hehehehe
Tos ah biar gak seleg…