Perjalanan di Bekasi #3 : Goro & Penjarahan

Suara hiruk pikuk, teriakan orang dan besi beradu dengan jalanan rusak membangunkanku dari kasur di rumah kontrakan yg lembab dan pengap. Kontan saya bangun dan keluar rumah.

“ayo ambil barang di goro”, lewat pemuda dg kereta dorong belanjaan didepan rumah sambil berteriak. Rasa penasaran membawaku menuju ke Goro sebuah pusat perkulaan yg berdiri kokoh di Pekayon Bekasi. Suara tembakan, lemparan batu dan terikan-teriakan.

Sebuah Penjarahan !!!

seakan jadi suatu jeritan iblis yang sangat menakutkan dan mencekam.

Itu semua adalah peristiwa kelam yang terjadi di tahun 1998 pasca jatuhnya Soeharto. Suatu keadaan yg tidak kondusif baik bidang ekonomi maupun sosial. Sebuah pengalaman pahit dan getir bagaimana susahnya hidup. Goro kini hanyalah bangunan. Tanpa nyawa tanpa nafas. Sebuah monumen yg menyimpan kenangan pahit dan getir.

Share
 

Comments: 5

Leave a reply »

 
 
 

Baca postingannya jadi merinding , teringat kembali peristiwa kerusuhan

 

sempet juga ngalami horor 1998 toh, tapi gak ikut terprovokasi juga kan. tetap semangat mas.

 

aku malah nyaris kejebak kerusuhan itu, Jok :D

 

@Paman, ngeri Paman masuk situ …

 

Leave a Reply

 
(will not be published)
 
 
Comment