Hati-hati di Sim Lin

Beberapa hari setelah piknik di Halimun, saya mendapatkan tugas kantor dalam rangka pengetesan wall cladding untuk proyek Gedung Perkantoran Menara MT. Haryono. disela-sela hal itu saya menyempatkan diri untuk jalan-jalan dan biasalah … belanja.
Karena ingat anak tercinta, yang sangat ingin punya Wii, saya meluncur ke Sim Lin, semacam Glodok Jakarta di Singapore. Saya tidak dapat Wii, karena harganya tidak berbeda jauh dan saya takut tidak bisa dipakai di Indonesia akhirnya saya membeli digital frame, harganya juga gak jauh beda dgn di Indonesia.
Temen saya pengen banget beli PSP, dan terjadilah transaksi. harga deal adalah S$225 murah dibanding di Indonesia,setelah barang tersebut dibayar dan uang sudah dimasukkan ke cash box, Pelayan toko itu minta agar temen saya tersebut sekalian membeli asesoris PSP seharga S$130, padahal di Indonesia harganya cuman 300 rebu. Teman saya tidak mau, tapi mereka memaksa, dan klo tidak mau temen saya harus membeli PSP yg sudah dibawar tadi menjadi S$300, gila mahal amat.
Teman saya akhirnya membatalkan membeli PSP tersebut, tapi apa yang terjadi berikutnya adalah mereka tidak mau mengembalikan duit teman saya, klo mau ya harus beli dengan harga S$300, Jancuk ! dan kalau tidak mau katanya kami harus menunggu Bosnya yang tidak tau keberadaannya. Kemungkinan dia tau kalau pesawat kami kurang beberapa jam lagi akan berangkat, sial !
Tidak ada jalan selain harus panggil Polisi, dan sialnya lagi susah banget cari polisi di sana. Setelah polisi datang dan nego, akhirnya mereka mau mengembalikan uang teman saya, walau tidak semua …
sekali lagi asyem !
Saya gak menduga sama sekali klo negara yang dikatakan pada taat dan patuh itu masih banyak preman, mukanya memang kayak bajingan gitu dengan tatto ditangan, dasar !
Hati-hati belanja di negara orang klo sudah mendekati jam mau pulang. Terutama hati-hati belanja di Sim Lin.

setau sayah belanja di singapura itu mahal… bukan begituh?
Papa juga harus hati-hati donk! Ah jadi takut ke singapore nih… Ah gak jadi kepengen ke singapore. Mendingan ke Amerika/inggris.bisa ketemu pemainnya speed racer. Yagak? (he…he…he…)
wehh, ternyata kelakukan kang dagang disana begitu toh.
untung di ksh wanti2 karo eyang, nuwun yo
emang mau ke Sin Mas ?