Museum Kretek Kudus
Puasa dan Lebaran dah dekat, saya jadi teringat lebaran tahun lalu.
pulang dari mudik (Surabaya), dalam perjalanan ke Jakarta saya mampir ke Musium Kretek Kudus.
Untuk mencari lokasi Museum ini tidak terlalu sulit, hanya tanya 2 kali ke masyarakat setempat, sampailah ke tujuan.

gambar diambil dari Pem Kab Kudus
Kesan pertama ketika masuk gerbang museum, ada yang janggal. Banyak sekali anak muda yang berboncengan lawan jenis masuk Museum. Benar saja dugaan saya, ternyata mereka tidak menikmati Museum, tapi hanya nongkrong di halaman Museum untuk bermesraan alias berpacaran diatas motor … weleh …
Masuk di Gedung Museumnya, saya harus menuliskan identitas dan tujuan dipintu masuk dan dikenakan biaya ala kadarnya alias suka rela. Gak masalah.
Ruangan utama Museum adalah semacam aula yang cukup luas. disana terpampang banyak sekali poto-poto dan ada juga diorama proses pembuatan rokok … hemmmm
Ruangan agak gelap dan bau agak pengap, khas museum yang kurang terawat, debu juga banyak.
Di Museum tersebut, ada juga koleksi rokok-rokok produksi lokal … (asli ngiler saya) ada kretek, ada klobot, dll. Ada juga beberapa alat/mesin untuk pembuatan rokok.
Sayang data-data tentang sejarah rokok disana tidak ada, klo ada semacam buku tentang sejarah rokok di Kudus lebih baik lagi. Dan perawatan gedung juga sebaiknya ditingkatkan, bangunannya sendiri cukup bagus dan kokoh. Bisa saja dikelola secara profesional seperti House of Sampoerna yang di Surabaya, ditambahin Cafe misalnya, dan Museumnya dijadikan Galerynya … wah asyik ya kayaknya klo gitu.
Gimana ya kondisi sekarang ? jadi pengen mampir lagi nih mudik tahun ini …
Peace ahhh
link terkait :
- Museum Kretek oleh Pemda Kabupaten Kudus
- Museum Kretek oleh Wikipedia
- Museum Kretek Kudus Galery yang terlupakan
Posted in jurnalku






