Sandra #4

Sandra #2
Episode 3
Episode 4
Episode 5
.
Episode 8
“Gunawan, kenapa kamu memperlakukan aku seperti ini ?” aku memulai pembicaraan.
“aku ingin menyembuhkanmu dari dosa, aku ingin memilikimu !”
“kamu dewiku, kamu malaikatku, tidak pantas kamu jadi wanita jalang”
“aku mengagumimu, aku mencintaimu, kamu tidak boleh dimiliki siapapun” Gunawan menangis.
Gunawan beranjak dari depanku menuju laptopnya, ditunjukkannya banyak sekali foto-foto aku,
foto keseharianku,
foto saat dirumah,
dan …. astaga !
foto ketika aku mandi,
foto ketika aku tidur,
foto ketika aku ganti baju,
“lihat …… betapa aku kagum padamu, betapa aku memujamu …” Gunawan memotong
Gunawan mengeluarkan sapu tangan untuk membasu mukanya,
dan …. astaga ! itu celana dalamku
aku menangis dan menggigil ketakutan
“Sandra, aku akan memberikan pengampunan kepadamu, kalau kau menerima aku jadi kekasihmu dan kamu berhenti menjadi wanita jalang.”
Aku cuman menggeleng, menggeleng karena ketakutan bukan jawaban, dan itu membuat Gunawan semakin murka.
Aku sangat terkejut melihat mukanya, sangat berubah dari yang polos menjadi semacam monster yang menyeramkan, aku takut.
Banyak pertanyaan ditujukan padaku, tapi tidak terdengar, seperti mengambang, aku bingung dan takut sekali, aku cuman menggeleng, tidak mau dibunuh.
“Baiklah, kalau kamu menolakku, berarti kamu harus mati”
Sepintas terlihat kemilau cahaya dari belati Gunawan siap untuk dihunuskan ke perutku,
tapi samar-samar terdengar pintu didobrak
samar-samar aku lihat banyak polisi masuk
pisau sudah diarahkan ke perutku
dan ….
Gunawan menusuk perutku
bersamaan dengan itu terdengar letusan suara pistol
Gunawan terpental
aku melayang ….
aku teringat sandra kecil di dusun
aku teringat Tono di dusun
aku teringat Mama dan Papa
aku teringat Andi
mataku mulai gelap
dan akhirnya gelap sekali
.
Selesai
