August 2

Kenapa sih kalian ?

Kenapa sih kalian ?
(Itu adalah judulnya !)

Sejak jauh dari kalian,
aku jadi kurang teman yang bebas tertawa dan omong apa saja.
Aku jadi kurang teman yang aku cengin abis !! (Cuman Mas Dudung yg itu aja)
Aku jadi sering marah marah
Aku jadi sering ngomel ngomel
Rambutku tambah putih

Jadi ….
Ada apa sih dengan kalian ???

[Desain Logo by Ateminem TC 0064]

July 30

Kami tidak malas

Suami yang gigih menghadapi kehidupan
Suami yang gigih menghadapi kehidupan
Istri yang setia
Istri yang setia

Lelaki tua itu menunggu dagangannya hingga letih menghampiri.

Sedangkan sang istri membungkus dagangan dibelakangnya dengan setia.

Mereka menjajahkan dagangannya hingga 24 jam, menyambut pemudik yang melewati kotanya.

Kagum dan bangga pada kegigihan kedua orang tua itu.
Kagum dan bangga pada kesetiaan kedua orang tua itu.

Sekali lagi saya katakan

“rakyat Indonesia tidak malas”

July 28

Sobat Online Lama

Mas Samsjul Hudha and Me
Mas Samsjul Hudha and Me

Di suatu Sore, saya bersama anak dan istri sedang ke pusat jajanan, saya berjalan berlawanan arah dengan sobat saya yang kenal sejak 2005 tetapi belum pernah berjumpa sekalipun di dunia nyata,

Dan pusat jajanan itu membuat jalinan persahabatan yang dari sebatas dunia maya menjadi dunia nyata.

Thanks sobat sudah mampir dimeja sederhana tempat saya menikmati hidangan dgn anak istri.

Walau tidak pernah bertemu sebelumnya, namun saya merasa sangat dekat dengan sobat saya satu ini.

Say thanks to blogspot, wordpress, FB dan Whatapps.

Special thanks to Samsjul Hudha

July 28

Blame Other

Blame Other
Blame Other

Menghindari diri dari kesalahan, dan berharap kita paling benar adalah sifat yang sangat alami dari manusia.

Menyalahkan itu sebagai sikap defensif untuk perlindungan emosional / egois.

Sumber : Blame Bad Behavior

Sering kali hal ini bahkan tidak disadari oleh sang pengecut pengucap.
Dan orang lain diharapkan oleh sang pengecut pengucap menanggung beban kesalahan.

Orang-orang yang menyalahkan orang lain cenderung melebih-lebihkan diri sementara pada saat yang sama dia tidak menyadari efek negatif dari tindakan mereka.

Beberapa orang menyatakan bahwa blamers (sang pengecut pengucap) memiliki gangguan kepribadian narsistik.
Tambah rumit ya ……

Menyalahkan adalah perilaku umum di antara orang-orang yang jatuh tapi ingin terlihat kuat.

Apapun itu, keberanin diri untuk bertanggung jawab atas segala akibat yang melibatkan kita lebih bersifat kesatria.

Jadilah kesatria