<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>djokosantoso.com &#187; pengetahuan</title>
	<atom:link href="http://djokosantoso.com/category/pengetahuan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://djokosantoso.com</link>
	<description>blog orang males ngeblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Jun 2010 11:43:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Shisha, mau coba ?</title>
		<link>http://djokosantoso.com/2008/09/shisha-mau-coba/</link>
		<comments>http://djokosantoso.com/2008/09/shisha-mau-coba/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Sep 2008 20:49:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djokosantoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[aneh-aneh]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://djokosantoso.com/?p=94</guid>
		<description><![CDATA[Setelah mencoba rokok elektrik saya mencoba juga shisha, asyik juga rasanya, memang bagi yang pertama kali akan hambar, beda dengan rasa rokok yang rasanya keras. Tapi lama kelamaan &#8230; Ajiibbb ! Tau kan Shisha ? biasa disebut dengan Rokok Arab, sebab rokok ini berasal dari daerah sana. Bahan baku utamanya adalah tembakau yang diberikan aroma [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img src="http://i187.photobucket.com/albums/x191/djokosantoso/rokok/DSC01290.jpg" alt="" width="166" height="221" /> <img src="http://i187.photobucket.com/albums/x191/djokosantoso/rokok/DSC01308.jpg" alt="" width="166" height="221" /></p>
<p>Setelah mencoba rokok elektrik saya mencoba juga shisha,<br />
asyik juga rasanya, memang bagi yang pertama kali akan hambar, beda dengan rasa rokok yang rasanya keras. Tapi lama kelamaan &#8230; Ajiibbb !</p>
<p>Tau kan Shisha ? biasa disebut dengan Rokok Arab, sebab rokok ini berasal dari daerah sana.<br />
Bahan baku utamanya adalah tembakau yang diberikan aroma dari buah-buahan dan bunga-bungaan, mulai apel, anggur, mint, dll. Untuk menikmatinya perlu alat khusus yang berupa pipa dgn selang panjang yg sudah di atur sedemikian rupa, sehingga dapat digunakan untuk menghisap tembakau, melalui proses penyaringan menggunakan air dan bisa diganti dgn teh,susu,wine,soda dll [lihat gambar aja deh, binun saya menjelaskannya].</p>
<p style="text-align: center;"><img src="http://i187.photobucket.com/albums/x191/djokosantoso/rokok/DSC01309.jpg" alt="" width="166" height="221" /> <img src="http://i187.photobucket.com/albums/x191/djokosantoso/rokok/DSC01310.jpg" alt="" width="166" height="221" /></p>
<p>Untuk menikmati shisha bisa beli alatnya sendiri atau bisa juga ke cafe-cafe, di Jakarta dan Bekasi sudah banyak bertebaran. Saya mengenal shisha diracunin temen-temen <a href="http://bekasi.thunder-125.org" target="_blank">TC 125</a> yang pada sering banget nongkrong di warung Shisha di Bekasi (Galaxi)</p>
<p style="text-align: center;"><img src="http://i187.photobucket.com/albums/x191/djokosantoso/rokok/DSC01298.jpg" alt="" width="125" height="167" /><img src="http://i187.photobucket.com/albums/x191/djokosantoso/rokok/DSC01300.jpg" alt="" width="125" height="167" /><img src="http://i187.photobucket.com/albums/x191/djokosantoso/rokok/DSC01303.jpg" alt="" width="125" height="167" /></p>
<p>Shisha milik saya saya beli melalui internet di <a href="http://shishaid.com/" target="_blank">ShishaId.com</a>. Pelayanannya bagus, cepat dan gampang.<br />
saya beli yang paketan &#8211; Paket Starter, agak murah, yang saya dapatkan terdiri dari pipa shisha, Al fakher 250gr rasa anggur, 1 pack Aluminuim Foil isi 40 lembar, 1 box Flame Coal isi 60, 10 buah Mouthtip.</p>
<p>link terkait :<br />
- <a href="http://www.suarapembaruan.com/News/2006/05/08/Urban/urb01.htm" target="_blank">&#8220;Shisha&#8221;, Rokok Arab Ajang Gaul</a><br />
- <a href="http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/10/tgl/31/time/095104/idnews/846788/idkanal/10" target="_blank">Nah Lho! Shisha Lebih Berbahaya Ketimbang Rokok</a><br />
- <a href="http://www.liputan6.com/news/?id=146875&amp;c_id=3" target="_blank">Nikmatnya Mengisap Shisha</a><br />
.</p>
<p>Selamat menikmati &#8230;..</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fdjokosantoso.com%2F2008%2F09%2Fshisha-mau-coba%2F&amp;t=Shisha%2C%20mau%20coba%20%3F" id="facebook_share_button_94" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; display: -moz-inline-block; display:inline-block; padding:1px 20px 0 5px; margin: 5px 0; height:15px; border:1px solid #d8dfea; color: #3B5998; background: #fff url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top right;">Share</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_94') || document.getElementById('facebook_share_icon_94') || document.getElementById('facebook_share_both_94') || document.getElementById('facebook_share_button_94');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_94') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://djokosantoso.com/2008/09/shisha-mau-coba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rokok Elektrik, mau coba ?</title>
		<link>http://djokosantoso.com/2008/09/rokok-elektrik-mau-coba/</link>
		<comments>http://djokosantoso.com/2008/09/rokok-elektrik-mau-coba/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2008 22:48:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djokosantoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[aneh-aneh]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://djokosantoso.com/?p=93</guid>
		<description><![CDATA[Penasaran saya akhirnya kesampaian juga setelah membeli rokok elektrik, pertama dengar aneh binti penasaran, lalu cari penjualnya. Gak sengaja dapat, Penjualnya komentar disalah satu postingan saya coba tanya harga &#8230; walah, harganya selangit Cak. Tapi demi membunuh rasa penasaran saya saya belilah 1 buah. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- Bahasa Brosur : Rokok ini adalah sebuah alat atomisasi elektronik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://i187.photobucket.com/albums/x191/djokosantoso/rokok/DSC01217.jpg" target="_blank"><img class="aligncenter" src="http://i187.photobucket.com/albums/x191/djokosantoso/rokok/DSC01217.jpg" alt="" width="274" height="205" /></a></p>
<p>Penasaran saya akhirnya kesampaian juga setelah membeli rokok elektrik,<br />
pertama dengar aneh binti penasaran, lalu cari penjualnya.<br />
Gak sengaja dapat, Penjualnya komentar disalah satu postingan saya<br />
coba tanya harga &#8230; walah, harganya selangit Cak.<br />
Tapi demi membunuh rasa penasaran saya saya belilah 1 buah.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p><strong>Bahasa Brosur :<br />
</strong></p>
<p><span>Rokok ini adalah sebuah alat atomisasi elektronik yang tidak mudah terbakar, </span><span>yang menggunakan teknologi mikroelektronik dan teknologi atomisasi fisik untuk mengatomisasi diluent nikotin yang kemurniannya tinggi, yang diekstrak dari tembakau dan memiliki fungsi excitatory, sehingga perokok bisa merasakan sensasi tertentu</span></p>
<p><span>Cairan dalam cartridge ini berisi nikotin, senyawa bau untuk rokok dan zat pengawet makanan. Ini memberikan rasa yang sama seperti rokok biasa. Ini bisa menyegarkan perokok dan menimbulkan rasa puas saat merokok, yang membuat perokok senang dan rileks, sehingga bisa tenang saat berhenti merokok.</span></p>
<p><span>Perbedaan antara Electronic Cigarette dan rokok biasa adalah sebagai berikut:</span></p>
<ol>
<li>Tidak ada tar.</li>
<li>Tidak membutuhkan ignition.</li>
<li>Tidak memberikan pengaruh buruk kepada lingkungan dan orang lain.</li>
<li>Tidak menyebabkan kebakaran.</li>
<li>Sesuai dengan prosedur berhenti-merokok.</li>
</ol>
<p><span id="more-93"></span>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p><strong>Testi setelah mencoba :</strong></p>
<p>yang saya coba adalah menggunakan <span>cartridge atomisasi &#8220;Low&#8221; pertama saya kira belum berfungsi, tapi dari mulut saya dah ada asapnya &#8230; artinya gak terasa apa-apa.<br />
Mungkin ini yang membedakan rokok ini dengan rokok biasa, karena seperti yang diurai diatas, maka tidak terasa apa-apa. Tentang urusan dampak pada kesehatan bukan kewenangan saya untuk memberikan komentar.</span></p>
<p>Instalasi relatif gampang, saya yang orang bego berbahasa inggres saja bisa dengan melihat manualnya.</p>
<p>Untuk melihat bagaimana memakainya secara lengkap dalam bahasa Indonesia dapat dilihat di <a href="http://www.cakragkn.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=36&amp;Itemid=7&amp;lang=id" target="_blank">linksini</a></p>
<p><img src="http://i187.photobucket.com/albums/x191/djokosantoso/rokok/components.gif" alt="" width="300" height="100" /></p>
<p><img src="http://i187.photobucket.com/albums/x191/djokosantoso/rokok/insertbattery-1.gif" alt="" width="300" height="100" /></p>
<p><img src="http://i187.photobucket.com/albums/x191/djokosantoso/rokok/unwrapcatridge-1.gif" alt="" width="300" height="100" /></p>
<p><img src="http://i187.photobucket.com/albums/x191/djokosantoso/rokok/atomizingdevice-1.gif" alt="" /></p>
<p>Link terkait :</p>
<p>- <a href="http://www.detikinet.com/read/2008/07/10/070331/969679/398/merokok-sehat-dengan-rokok-elektronik" target="_blank">Detikinet : Merokok Sehat dengan Rokok Elektronik</a><br />
- <a href="http://www.g2glive.com/?m=news.detail&amp;id=2978" target="_blank">G2GLive : Rokok Elektronik, Mahal dan Mematikan<br />
</a></p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fdjokosantoso.com%2F2008%2F09%2Frokok-elektrik-mau-coba%2F&amp;t=Rokok%20Elektrik%2C%20mau%20coba%20%3F" id="facebook_share_button_93" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; display: -moz-inline-block; display:inline-block; padding:1px 20px 0 5px; margin: 5px 0; height:15px; border:1px solid #d8dfea; color: #3B5998; background: #fff url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top right;">Share</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_93') || document.getElementById('facebook_share_icon_93') || document.getElementById('facebook_share_both_93') || document.getElementById('facebook_share_button_93');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_93') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://djokosantoso.com/2008/09/rokok-elektrik-mau-coba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hunting Rokok di daerah</title>
		<link>http://djokosantoso.com/2008/09/hunting-rokok-di-daerah/</link>
		<comments>http://djokosantoso.com/2008/09/hunting-rokok-di-daerah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2008 01:54:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djokosantoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://djokosantoso.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Mudik lebaran ini pasti tidak disia-siakan buat temen-teman sesama kolektor rokok untuk berburu/hunting rokok. Ada banyak tempat hunting rokok indie yang sudah pernah dibahas oleh teman-teman kolektor rokok di milis, antara lain : Cirebon : Toko Wijaya di Jl. Pekiringan, toko ini mengageni sekitar 20 merk rokok murah Toko Yanto di Pesisir, toko ini juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://i187.photobucket.com/albums/x191/djokosantoso/rokok/searching.jpg" alt="" width="226" height="153" /></p>
<p>Mudik lebaran ini pasti tidak disia-siakan buat temen-teman sesama kolektor rokok untuk berburu/hunting rokok. Ada banyak tempat hunting rokok indie yang sudah pernah dibahas oleh teman-teman kolektor rokok di milis, antara lain :</p>
<p><strong>Cirebon :</strong></p>
<ul>
<li>Toko Wijaya di Jl. Pekiringan, toko ini mengageni sekitar 20 merk rokok murah</li>
<li>Toko Yanto di Pesisir, toko ini juga mengageni rokok2 murah diluar merk yang dipegang Tk Wijaya</li>
<li>Toko Agus di Jl. Kesambi pengecer yang selalu menyediakan rokok baru</li>
<li>Toko <span style="text-decoration: line-through;">(lupa namanya)</span> <strong>santoso</strong> di pesisir kadang2 menyediakan rokok2 baru juga</li>
<li>Pengecer rokok kali lima di Jl. Lemahwungkuk depan apotik selalu menjual rokok2 murah</li>
<li>Beberapa sales rokok dari Jawa yang rutin mampir ke rumah</li>
</ul>
<p><span id="more-92"></span><strong>Karangampel :</strong></p>
<ul>
<li>Ada dua toko rokok di kanan dan kiri jalan (berseberangan) letaknya setelah pasar yang mengageni beberapa merk rokok yang berbeda</li>
</ul>
<p><strong>Eretan :</strong></p>
<ul>
<li>Dalam pasar ada 2 toko klontong yang menjual banyak rokok murah seperti 009 Slim dkk</li>
</ul>
<p><strong>Patrol :</strong></p>
<ul>
<li> Dalam pasar ada 2 toko yang menjual rokok murah seperti Antasena dkk</li>
</ul>
<p><strong>Pamanukan:</strong></p>
<ul>
<li>Dalam pasar ada yang lucu toko kosmetik tapi menjual rokok tapi belinya harus per slop.</li>
</ul>
<p><strong>Gebang (kota kecil antara Cirebon &#8211; Losari)</strong></p>
<ul>
<li>Masuk ke desa nelayan k.l 3 km disana ada toko klontong yang banyak menyediakan rokok murah</li>
</ul>
<p><strong>Losari:</strong></p>
<ul>
<li>Beberapa toko di Jl. Raya kiri kanan jalan</li>
<li>Beberapa warung rokok di jl. menuju ke Ciledug</li>
</ul>
<p><strong>Tegal</strong></p>
<ul>
<li>Seorang teman agen rokok tuton, seng kadang2 ada banyak rokok baru kalo ngak salah nama jalannya Jl. Layur</li>
</ul>
<p><strong>Brebes</strong></p>
<ul>
<li> di Desa Kluwut ada toko yg letaknya masuk dari sebelah jembatan dan Balai Desa, ini desa nelayan ada toko yang menjual banyak rokok murah.</li>
</ul>
<p><strong>Pemalang :</strong></p>
<ul>
<li>Toko 254 (? sdh lupa namanya) di Jl. Raya (sebelah kanan kalo dari cirebon) banyak menyediakan rokok serta mbako kit ada yang rasa djarum super dll.</li>
<li>Warung2 diutara kota dekat daerah nelayan</li>
</ul>
<p><strong>Surabaya</strong> (sebagai tambahan daftar mas Deddy)</p>
<ul>
<li>Toko rokok di Jl. Pandegiling, masih tersedia rokok jadul macam oepet, grendel dkk juga ada rokok2 baru. Ancer2nya kalo dari Raya Darmo sebelum penjual Nasi Pecel tokonya ada di kiri jalan.</li>
<li>depan Rumah Potong Hewan di <span style="text-decoration: line-through;">Jagalan</span> Pegirian</li>
<li>Sekitar Lampu Merah sebelum ITC pasar Atom (dari arah jagalan, adanya malam hari)</li>
<li>Kantor Pos di daerah Ampel</li>
<li>Sekitar Jl. Ikan Dorang</li>
</ul>
<p><strong>Mojokerto</strong></p>
<ul>
<li>Pasar Loak Jl Niaga,</li>
<li>Pasar Burung Jl Empunala</li>
<li>Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto</li>
</ul>
<p><strong> Semarang</strong></p>
<ul>
<li>Jalan Tlogosari Raya,</li>
<li>Gajah Raya,</li>
<li>Pasar Peterongan</li>
<li>Jalan Citarum semarang</li>
<li>Pasar Loak Jalan Kartini</li>
</ul>
<p><strong>Denpasar</strong></p>
<ul>
<li>Pasar Kereneng</li>
</ul>
<p><strong>Tuban-Lamongan-Babat</strong></p>
<ul>
<li>hampir disetiap pasar perempatan ada yang jual rokok indie</li>
</ul>
<p>.</p>
<p><strong>surveyor :</strong> Cak Kandar, Mas Indra Wijaya, dan temen2 milis kolektor rokok</p>
<p>ok .. semoga bermanfaat, thanks untuk untuk temen2 milis</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fdjokosantoso.com%2F2008%2F09%2Fhunting-rokok-di-daerah%2F&amp;t=Hunting%20Rokok%20di%20daerah" id="facebook_share_button_92" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; display: -moz-inline-block; display:inline-block; padding:1px 20px 0 5px; margin: 5px 0; height:15px; border:1px solid #d8dfea; color: #3B5998; background: #fff url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top right;">Share</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_92') || document.getElementById('facebook_share_icon_92') || document.getElementById('facebook_share_both_92') || document.getElementById('facebook_share_button_92');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_92') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://djokosantoso.com/2008/09/hunting-rokok-di-daerah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Djarum Cherry</title>
		<link>http://djokosantoso.com/2007/12/djarum-cherry/</link>
		<comments>http://djokosantoso.com/2007/12/djarum-cherry/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Dec 2007 02:22:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djokosantoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[strategi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://djokosantoso.com/2007/12/13/djarum-cherry/</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya &#8230; saya mendapatkan rokok ini. Djarum sebagai perusahaan rokok besar di Indonesia tentunya juga tidak hanya memasarkan produknya di Indonesia saja, pasar luar negripun digarap. Produk-produk Djarum yang dipasarkan di luar negri diantaranya djarum cherry, vanilla, menthol, djarum splash, dll. Cuman yang lain saya belum mendapatkannya. gambar dibawah ini adalah beberapa produk djarum yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><img src="http://i187.photobucket.com/albums/x191/djokosantoso/rokok/djarumcherry.jpg" height="245" width="392" /></p>
<p>Akhirnya &#8230; saya mendapatkan rokok ini.</p>
<p><a href="http://www.djarum.co.id/en/">Djarum</a> sebagai perusahaan rokok besar di Indonesia tentunya juga tidak hanya memasarkan produknya di Indonesia saja, pasar luar negripun digarap. Produk-produk Djarum yang dipasarkan di luar negri diantaranya  djarum cherry, vanilla, menthol, djarum splash, dll. Cuman yang lain saya belum mendapatkannya.</p>
<p>gambar dibawah ini adalah beberapa produk djarum yang diekspor<br />
<img src="http://i187.photobucket.com/albums/x191/djokosantoso/rokok/splash20.gif" height="96" width="79" /> <img src="http://i187.photobucket.com/albums/x191/djokosantoso/rokok/balihai.gif" /> <img src="http://i187.photobucket.com/albums/x191/djokosantoso/rokok/lights.gif" /> <img src="http://i187.photobucket.com/albums/x191/djokosantoso/rokok/menthol20.gif" /> <img src="http://i187.photobucket.com/albums/x191/djokosantoso/rokok/vanilla20.gif" /></p>
<p>Djarum Cherry mulai <a href="http://www.sinarharapan.co.id/ekonomi/promarketing/2003/0401/prom2.html">di lounching pada tahun 2003 oleh Bpk. H Soewarno M Serad</a> Head of Corporate Communications PT Djarum didampingi Brand Manager PT Djarum Gregorius JT dan sampai sekarang masih dipasarkan di beberapa negara, antara lain Amerika.</p>
<p><a href="http://www.kompas.com/metro/news/0209/17/215606.htm">dikutip disini, </a></p>
<blockquote><p>Menurut Soewarno, dipilih aroma ini dalam jenis kretek, karena keinginan konsumen luar                 negeri cenderung ke jenis kretek bukan ke rokok putih. Agar konsumen terpenuhi hasratnya,                 maka PT Djarum berupaya merealisasikannya dengan membuat rokok kretek berorama yang sangat                 unik teknik prosesnya. &#8220;Hasil dari pakar kami, muncullah dua jenis rokok kretek                 pertama beraroma buah,&#8221; ujarnya.<span style="font-size: x-small; font-family: Arial">                </span></p></blockquote>
<blockquote><p>Ditambahkan Gregorius, sebenarnya di luar negeri ada juga rokok yang beraroma buah,                 namun jenisnya rokok putih, itupun aromanya cuma ada di kertas rokok, sedangkan PT Djarum                 memproduknya lewat campuran tembakau.</p></blockquote>
<p>Karena target marketnya adalah orang dewasa, Djarum juga berpromosi di media khusus dewasa <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2006/06/04/iklan-djarum-di-penthouse/">(Majalah Phentouse)</a>, lihat iklannya &#8230; menarik bukan <img src='http://djokosantoso.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /><br />
<a href="http://i187.photobucket.com/albums/x191/djokosantoso/rokok/djarum-penthouse-hi.jpg"></a></p>
<p style="text-align: center"><a href="http://i187.photobucket.com/albums/x191/djokosantoso/rokok/djarum-penthouse-hi.jpg" target="_blank"><img src="http://i187.photobucket.com/albums/x191/djokosantoso/rokok/djarum-penthouse-hi.jpg" height="340" width="262" /></a></p>
<p>Rokok ini saya dapatkan dari teman saya Prio Hartanto, Istrinya bekeja di PT Djarum. Prio adalah Arsitek dikantor saya, karirnya cukup bagus dan sangat berprospek. Dulu sering 1 team dengan saya dalam mendesian proyek-proyek yang akan di develop oleh kantor saya. Terakhir saya bepergian <a href="http://djokosantoso.com/ngoceh/2007/11/17/samarinda/">bersama ke Samarinda</a>, juga dalam rangka mempersiapkan Proyek Baru disana. Thanks Yok &#8230;..</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fdjokosantoso.com%2F2007%2F12%2Fdjarum-cherry%2F&amp;t=Djarum%20Cherry" id="facebook_share_button_77" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; display: -moz-inline-block; display:inline-block; padding:1px 20px 0 5px; margin: 5px 0; height:15px; border:1px solid #d8dfea; color: #3B5998; background: #fff url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top right;">Share</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_77') || document.getElementById('facebook_share_icon_77') || document.getElementById('facebook_share_both_77') || document.getElementById('facebook_share_button_77');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_77') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://djokosantoso.com/2007/12/djarum-cherry/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Togog</title>
		<link>http://djokosantoso.com/2007/09/togog/</link>
		<comments>http://djokosantoso.com/2007/09/togog/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Sep 2007 02:36:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djokosantoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[aneh-aneh]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://djokosantoso.com/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[Kenapa ya rokok ini diberi merk Togog ? atau emang dikhususkan buat orang-orang yang memiliki sifat seperti tokoh Togog ini ? hemmm Iseng iseng cari siapa sih tokoh Togog ini, ada beberapa sumber diantaranya wikipedia Togog adalah putra dewa yang lahir sebelum semar tapi karena tidak mampu mengayomi bumi maka togog kembali keasal lagi alias [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://i187.photobucket.com/albums/x191/djokosantoso/rokok/togog.jpg" target="_blank"></a></p>
<p style="text-align: center"><a href="http://i187.photobucket.com/albums/x191/djokosantoso/rokok/togog.jpg" target="_blank"><img src="http://i187.photobucket.com/albums/x191/djokosantoso/rokok/togog.jpg" height="270" width="184" /></a></p>
<p>Kenapa ya rokok ini diberi merk Togog ? atau emang dikhususkan buat orang-orang yang memiliki sifat seperti tokoh Togog ini ? hemmm</p>
<p>Iseng iseng  cari siapa sih tokoh Togog ini, ada beberapa sumber diantaranya <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Togog" target="_blank">wikipedia</a></p>
<blockquote><p><strong>Togog</strong> adalah putra <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dewa" title="Dewa">dewa</a> yang lahir sebelum <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Semar" title="Semar">semar</a> tapi karena tidak mampu mengayomi bumi maka togog kembali keasal lagi alias tidak jadi lahir dan waktu bersamaan lahirlah semar.</p></blockquote>
<p><span id="more-64"></span>Banyak yang menyebutkan bahwa tokoh Togog ini adalah tokoh yang jahat (antagonis ?), diantaranya :</p>
<p>dari <a href="http://mata.blogspirit.com" target="_blank">Mata Blog</a>, yang mengambarkan bahwa Tokoh Togog ini sebagai <a href="http://mata.blogspirit.com/archive/2007/02/27/ndoro-togog.html" target="_blank">Ndoro Togog</a>, ditulis sebagai berikut :</p>
<blockquote><p>jadi kamu ngga tahu togog ya lee, togog itu saudara satu perut dengan semar. hampir mirip semar cuma mulutnya terlalu lebar karena rakus makan gunung hingga sobek sampai telinga. kamu tahu semar kan ? salah satu tokoh punakawan yang paling bijaksana, yang paling berpetuah dan sabar. nah, kalau togog itu kebalikan dari semar. togog itu suka menghamba yang selalu dijadikan budak dan penunjuk jalan para raksasa. karena yang namanya ndoro togog ini suka menghamba para raksasa yang lalim, maka sifatnya pun menjadi lalim. suka maling, suka bohong, dan tidak setia. ya pokoknya semacam itulah.</p></blockquote>
<p>dari  <a href="http://sangdarma.blog.com/" target="_blank">Sang Darma Blog</a> digambarkan dalam tulisannya <a href="http://sangdarma.blog.com/1364294/" target="_blank">Togog dan Kita</a></p>
<p>Tokoh ini pernah juga dipentaskan oleh <a href="http://www.suaramerdeka.com/harian/0501/06/bud03.htm" target="_blank">Theater Koma</a>, dalam pementasannya berjudul Republik Togog. Dijelaskan oleh <a href="http://www.negeri-senja.com/" target="_blank">Arianti dalam Negeri Senja</a> dalam tulisannya <a href="http://www.negeri-senja.com/archives/2004/08/republik-togog/" target="_blank">Republik Togog</a>, dikatakan sebagai berikut :</p>
<blockquote><p>Togog membungkus dirinya menjadi orang bijak. Berpura-pura menjadi Tejamantri yang rajin berderma, berhati suci, titisan raja dewa, menjaga tingkah laku dan tutur kata. Padahal, jauh di dalam sana Togog tetap saja Togog. Licik, culas, jahat.</p></blockquote>
<p>Tokoh Togog ini juga dijadikan sebagai obyek penderita <img src='http://djokosantoso.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  atau bahan lawakan kala kita bergurau, seperti dalam <a href="http://ketawa.com/" target="_blank">ketawa dot com</a> dalam banyolannya tentang <a href="http://ketawa.com/tampil.php/id/2562/Nyelundupke_Barang_Liwat_Pelabuhan/" target="_blank">Nyelundupke barang liwat pelabuhan</a>.</p>
<p>ada yang menambahkan ? kasihan ya si Togog ini, tapi tetep saja turunan Dewa</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://i187.photobucket.com/albums/x191/djokosantoso/lain-lain/togog.jpg" height="206" width="157" /></p>
<p>Rokok Togog ini diproduksi oleh PR Rokok Togog Gombong</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fdjokosantoso.com%2F2007%2F09%2Ftogog%2F&amp;t=Togog" id="facebook_share_button_64" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; display: -moz-inline-block; display:inline-block; padding:1px 20px 0 5px; margin: 5px 0; height:15px; border:1px solid #d8dfea; color: #3B5998; background: #fff url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top right;">Share</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_64') || document.getElementById('facebook_share_icon_64') || document.getElementById('facebook_share_both_64') || document.getElementById('facebook_share_button_64');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_64') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://djokosantoso.com/2007/09/togog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mahayana</title>
		<link>http://djokosantoso.com/2007/05/mahayana/</link>
		<comments>http://djokosantoso.com/2007/05/mahayana/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2007 02:39:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djokosantoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[jurnalku]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://djokosantoso.com/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[Mahayana adalah merk sebuah rokok, saya dapat dari mas Anton ketika sedang melakukan perjalanan ke daerah Lido &#8211; Sukabumi. Akan tatapi, ketika aku search di paman google tentang merk rokok ini &#8220;Mahayana&#8221;, ternyata banyak hal baru aku dapat dari merk rokok ini pertama dari wikipedia, bahwa arti Mahayana adalah sebuah kekosongan-kehampaan, Kira-kira pada abad ke-2 M, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="center"><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_B4XpdIM93VM/Rk0mMy2STRI/AAAAAAAAAL4/Cqa_dUp2ZKc/s1600-h/mahayana.jpg"><img src="http://bp0.blogger.com/_B4XpdIM93VM/Rk0mMy2STRI/AAAAAAAAAL4/Cqa_dUp2ZKc/s200/mahayana.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5065747157111426322" /></a></div>
<p>
<div align="justify">Mahayana adalah merk sebuah rokok, saya dapat dari mas Anton ketika sedang melakukan perjalanan ke daerah Lido &#8211; Sukabumi. Akan tatapi, ketika aku search di paman google tentang merk rokok ini &#8220;Mahayana&#8221;, ternyata banyak hal baru aku dapat dari merk rokok ini</p>
<p><span class="fullpost"><br />pertama dari wikipedia, bahwa arti <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mahayana">Mahayana</a> adalah sebuah kekosongan-kehampaan,<br />
<blockquote>Kira-kira pada abad ke-2 M, Mahayana barulah didefinisikan secara jelas. Nagarjuna mengembangkan filosofi “<strong>kekosongan</strong>” Mahayana dan membuktikan bahwa segala sesuatunya adalah “Kosong” dalam buku kecil “Madhyamika-karika”. Kira-kira pada abad ke-4, Asanga dan Vasubandhu banyak menulis buku-buku Mahayana. Setelah abad ke-1 M, kaum Mahayana meneguhkan pendiriannya dan setelahnya istilah Mahayana dan Hinayana mulai dikenal</p></blockquote>
<p>satu lagi tentang kekosongan &#8230;..<br />
<blockquote>Beberapa orang berpikiran bahwa “Kosong” atau Sunyata yang diajarkan oleh Nagarjuna adalah murni ajaran Mahayana. Ide ini pada dasarnya muncul dari konsep Anatta atau “Tanpa-Aku”, dalam Patticasamuppada atau Sebab Musabab Yang Saling Bergantungan, yang ditemukan dalam teks asli Pali Theravada. Suatu ketika Ananda bertanya kepada Buddha, “Orang-orang mengatakan kata Sunya. Apakah Sunya itu?” Sang Buddha menjawab, ”Ananda, artinya adalah tiada aku, atau apapun yang berhubungan dengan aku di dunia ini. Oleh karena itu, dunia adalah kosong.” Ajaran ini diambil oleh Nagarjuna ketika beliau menulis karya luar biasanya, “Madhyamika Karika”. Di samping ajaran Sunyata adalah konsep penyimpanan-kesadaran dari Mahayana yang berakar dari teks Theravada. Kaum Mahayana telah mengembangkannya ke dalam psikologi dan filosofi yang dalam.</p></blockquote>
<p>kekosongan sejenis <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nihilisme">nihilisme</a> ?  saya kira tidak, kekosongan di Mahayana yang saya tangkap memiliki arti filosofi yang lebih mendalam, yaitu kepasrahan dan kesendirian.</p>
<p>Kedua juga dari wikipedia   tentang <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Borobudur">Borobudur</a>, tentang filsafat mazhab Mahayana,<br />
<blockquote>Filsafat itu mengajarkan bahwa setiap orang yang ingin mencapai tingkat sebagai Buddha harus melalui sepuluh tingkatan Bodhisatva. Apabila telah melampaui semua tingkat itu, manusia akan mencapai kesempurnaan.</p></blockquote>
<p>disini dijelaskan bahwa seseorang harus berusaha menempuh beberapa tingkatan untuk mencapai kesempurnaan hidup</p>
<p>ketiga dari <a href="http://www.samaggi-phala.or.id/">Samaggi-phala</a> tentang <a href="http://www.samaggi-phala.or.id/naskahdamma_dtl.php?id=1049&#038;multi=T&#038;hal=0&#038;hmid=">K A N I S K A</a> , disini terlihat perkembangan Buddha Mahayana seperti dibawah ini,<br />
<blockquote>Kaniska memerintah di wilayah India pada tahun – tahun terakhir dari abad ke 1 Masehi. Pemerintahan Kaniska ( 78 – 101 Masehi ) merupakan titik permulaan dari sejarah agama Buddha dan kesusastraan Buddhis yang baru. Zaman ini menjadi saksi mulai berkembangnya agama Buddha Mahayana dan kegiatan Kesusastraan yang gemilang dari Parsva, Asvaghosa, Vasumitra dan lain – lain. Di zaman inilah bahasa Pali harus membuka jalan bagi bahasa Sansekerta.</p></blockquote>
<p>sedangkan di Barat Nusantara menurut <a href="http://www.hikmahbudhi.org/">Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia</a> dalam artikelnya <a href="http://www.hikmahbudhi.org/news.php?id=82">Mari Bersahabat dengan Menapaki Jejak Peradaban</a> Buddha Mahayana berkembang pada abad VII-IX Masehi<br /></span></div>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fdjokosantoso.com%2F2007%2F05%2Fmahayana%2F&amp;t=Mahayana" id="facebook_share_button_43" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; display: -moz-inline-block; display:inline-block; padding:1px 20px 0 5px; margin: 5px 0; height:15px; border:1px solid #d8dfea; color: #3B5998; background: #fff url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top right;">Share</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_43') || document.getElementById('facebook_share_icon_43') || document.getElementById('facebook_share_both_43') || document.getElementById('facebook_share_button_43');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_43') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://djokosantoso.com/2007/05/mahayana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rah Ngerti Umete Susur</title>
		<link>http://djokosantoso.com/2007/04/rah-ngerti-umete-susur/</link>
		<comments>http://djokosantoso.com/2007/04/rah-ngerti-umete-susur/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Apr 2007 07:01:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djokosantoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[aneh-aneh]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://djokosantoso.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Suatu saat, ketika saya masih SMP &#8230;. Saya : Pak konco-konco ku wis ngawe motor lo yen sekolah, aku piyeBapak : Sepeda pancalmu kan iseh apikSaya : Tapi pak, koncoku wis podo nggawe motor kabehBapak : Bapak sak iki rah duwe duit Ko &#8230;..Saya : Tapi Pak &#8230;&#8230;.Bapak : Wis toh &#8230; kowe iki sekolah wae&#8230; kowe iki rah ngerti umete susur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu saat, ketika saya masih SMP &#8230;.</p>
<p>Saya : Pak konco-konco ku wis ngawe motor lo yen sekolah, aku piye<br />Bapak : Sepeda pancalmu kan iseh apik<br />Saya : Tapi pak, koncoku wis podo nggawe motor kabeh<br />Bapak : Bapak sak iki rah duwe duit Ko &#8230;..<br />Saya : Tapi Pak &#8230;&#8230;.<br />Bapak : Wis toh &#8230; kowe iki sekolah wae&#8230; <strong>kowe iki rah ngerti umete susur</strong> &#8230;.<br />Saya : Hah ????</p>
<p><span class="fullpost"><br />He he he,<br />aku sendiri bingung mendengar kata yang diucapkan oleh Bapakku itu, gimana kita tau sampai dimana perputaran susur dimulut ? iya kan ? la wong didalam mulut kok &#8230; he he he he</p>
<p><strong>&#8220;rah ngerti umete susur&#8221;</strong> itu adalah peribahasa orang jawa, yang artinya &#8220;tidak tau keadaan&#8221;</p>
<p>Ngomong-ngomong soal Susur, apa sih susur itu ? Susur adalah  tembakau yang disumpalkan ke mulut setelah makan sirih, gambir dan kapur sirih,  orang Pacitan bilangnya &#8220;Jegul&#8221; = tembakau buat nginang.<br />Rasanya aneh banget, saya pernah mencoba sewaktu di Ponorogo, susurnya Mbah Putri</p>
<p>Tembakau untuk Susur ada yang enak atau bermutu dan  kurang enak, hal ini dijelaskan di <a href="http://coweambarawa.blogspot.com/2007/03/tembakau-susur.html">Cowe</a></p>
<p>Selamat menikmati Susur <br /></span></p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fdjokosantoso.com%2F2007%2F04%2Frah-ngerti-umete-susur%2F&amp;t=Rah%20Ngerti%20Umete%20Susur" id="facebook_share_button_39" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; display: -moz-inline-block; display:inline-block; padding:1px 20px 0 5px; margin: 5px 0; height:15px; border:1px solid #d8dfea; color: #3B5998; background: #fff url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top right;">Share</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_39') || document.getElementById('facebook_share_icon_39') || document.getElementById('facebook_share_both_39') || document.getElementById('facebook_share_button_39');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_39') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://djokosantoso.com/2007/04/rah-ngerti-umete-susur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tanya jawab tentang rokok</title>
		<link>http://djokosantoso.com/2007/02/tanya-jawab-tentang-rokok/</link>
		<comments>http://djokosantoso.com/2007/02/tanya-jawab-tentang-rokok/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Feb 2007 11:31:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djokosantoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[stop merokok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://djokosantoso.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Ini anjuran untuk tidak merokok sumber : Pusat Jantung Nasional &#8211; Harapan Kita Ini adalah jawaban untuk masalah yang sering ditanyakan tentang kebiasaan merokok dan batang rokok. Anda mungkin mau membacanya dan sampaikan pesan ini kepada rekan atau anggota keluarga yang merokok. Sudahkah terbukti kebiasaan merokok menyebabkan penyakit? Jawab: Ya, Semua organisasi kesehatan diseluruh dunia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini anjuran untuk tidak merokok<br />
sumber : <a href="http://www.pjnhk.go.id/tanyajawab_rokok.htm">Pusat Jantung Nasional &#8211; Harapan Kita</a></p>
<p>Ini adalah jawaban untuk masalah yang sering ditanyakan tentang kebiasaan merokok dan batang rokok. Anda mungkin mau membacanya dan sampaikan pesan ini kepada rekan atau anggota keluarga yang merokok.</p>
<p><strong>Sudahkah terbukti kebiasaan merokok menyebabkan penyakit?</strong><br />
Jawab: Ya, Semua organisasi kesehatan diseluruh dunia setuju bahwa merokok akan menyebabkan:<br />
Kanker paru-paru, mulut, tekak, kerongkongan, esofagus perut, pankreas, ginjal, saluran kencing, pangkal rahim.<br />
Serangan jantung, masuk angin, tekanan darah tinggi dan penyakit pembuluh darah.<br />
Penyakit paru-paru yang meradang (radang tenggorokan &amp; empisema).<br />
Perokok lebih berkemungkinan mengidap batuk dan flu, penyakit paru-paru, bisul peptic, osteoporosis, impoten dan ketidaksuburan (mandul).</p>
<p><strong>Apakah rokok memerlukan waktu yang lama sebelum kebiasaan merokok membawa akibat ke badan saya?</strong><br />
Jawab: Tidak, Dalam beberapa menit, jika anda menghisap sebatang rokok maka:<br />
Nikotin dalam asap rokok akan mempercepat detak jantung anda, meningkatkan tekanan darah dan mengganggu aliran darah dan udara dalam paru-paru anda.<br />
Nikotin juga akan melumpuhkan bulu-bulu halus dalam aliran paru-paru anda yang seharusnya menyekat kotoran dan kuman. Mula-mula anda akan batuk dan serak serta hidung yg beringus.<br />
Karbon monoksida dalam asap akan mengurangi jumlah oksigen yang dibawa dalam darah ke bagian badan yang lain termasuk jantung dan otak.<br />
Tar dan bahan-bahan yang menyebabkan kanker ditinggalkan dalam aliran udara dan paru-paru.</p>
<p><strong>Apa yang sangat membahayakan dari rokok?</strong><br />
Jawab: Setiap batang rokok mengandung lebih dari 4000 jenis bahan kimia. 400 diantaranya beracun dan kira-kira 40 diantaranya bisa menyebabkan kanker. Ini adalah sebagian dari contoh-contohnya:</p>
<p><strong>Nikotin.</strong> Menyebabkan ketagihan, toleransi (memerlukan jumlah yang semakin bertambah) dan gejala-gejala ketagihan apabila berhenti merokok. Ia merangsang otak supaya si perokok merasa cerdas pada awalnya. Kemudian ia melemahkan kecerdasan otak.<br />
Nikotin menyebabkan penghasilan adrenalin. Hormon yang menyebabkan jantung berdenyut lebih cepat dan bekerja lebih kuat. Ini berarti jantung anda memerlukan lebih banyak oksigen untuk terus berdenyut. Nikotin juga menyebabkan darah anda lebih cepat membeku, berisiko tinggi terhadap serangan jantung kepada perokok.</p>
<p><strong>Karbon.</strong> Gas yang berbahaya yang terdapat dalam pembuangan asap kendaraan. Ia menggantikan sebanyak 15% daripada oksigen yang seharusnya dibawa oleh sel-sel darah merah. Jadi jantung perokok yang memerlukan banyak oksigen ternyata mendapat lebih sedikit oksigen. Ini membahayakan untuk mereka yang mengidap penyakit jantung atau paru-paru. Ia juga menyebabkan perokok sesak nafas dan kurang daya staminanya. Karbon monoksida merusak lapisan dalam pembuluh darah dan meninggikan endapan lemak pada dinding pembuluh-pembuluh darah, menyebabkan pembuluh darah tersumbat. Ini meningkatkan lagi risiko serangan jantung.</p>
<p><strong>Tar.</strong> Digunakan untuk mengaspal jalan raya. Kebanyakan bahan-bahan yang menyebabkan kanker terdapat dalam asap rokok. Sebagian dari mereka adalah benzo(a) pyrene, nitrosamine dan B-naphtylamine, kadmium dan nikel.</p>
<p><strong>Aseton</strong>. Peluntur cat.</p>
<p><strong>DDT.</strong> Racun serangga untuk membunuh nyamuk dan semut.<br />
<strong>Arsenik.</strong> Racun kutu dan racun yang digunakan untuk pembunuh-pembunuh terkenal!<br />
<strong>Kadmium.</strong> Bahan kimia yang terdapat dalam accu.<br />
<strong>Formaldehid.</strong> Digunakan untuk mengawetkan mayat.<br />
<strong>Ammonia.</strong> Bahan aktif dalam pembersih lantai.<br />
<strong>Hidrogen sianida.</strong> Racun yang digunakan untuk gas.<br />
<strong>Naftalena.</strong> Bahan yang beracun yang terdapat dalam obat serangga.<br />
<strong>Polonium &#8211; 210.</strong> 210-bahan radio aktif.<br />
<strong>Vinil klorida.</strong> Bahan kimia yang digunakan untuk membuat plastik.</p>
<p>Pengaruh jangka panjang<br />
Kanker paru-paru. 90% dari kematian yang terjadi dikalangan perokok disebabkan oleh kanker paru-paru.<br />
Penyakit jantung. Penelitian telah menunjukan bahwa kira-kira 40% kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung sebelum umur 65 tahun berkaitan dengan kebiasaan merokok.<br />
Emfisema dan bronkitis yang kronis. Merokok adalah penyebab utama bronkitis yang kronis. Rokok mempersempit saluran pernafasan dan merusak polusi udara dimana pertukaran gas berlangsung, menyebabkan anda susah untuk bernafas. Seorang yang bukan perokok yang sehat menggunakan 5% dari tenaganya untuk bernafas tetapi seseorang yang mengidap emfisema yang akut menggunakan 80% dari tenaganya hanya untuk bernafas.</p>
<p><strong>Apakah rokok menyebabkan ketagihan?</strong><br />
Jawab: Ya. Rokok mengandung nikotin yang menyebabkan ketagihan yang sama seperti pada heroin atau kokain. Nikotin hanya memerlukan 10 detik untuk sampai ke otak dan membuat badan fikiran anda tergantung kepadanya.<br />
Anda bisa ketagihan setelah menghisap beberapa batang rokok saja. Anda akan merasakan jika anda ingin merokok maka nikotin itu telah bersarang ditubuh anda. Jika anda tidak merokok, gejala penarikan yang tidak menyenangkan akan timbul (seperti rasa mabuk, penat, rasa bergetar pada tangan, pening kepala) oleh sebab itu yang tidak disadari adalah bahwa ia memerlukan usaha yang lebih kuat untuk berhenti merokok.</p>
<p><strong>Adakah rokok yang mengandung kadar tar yang sedikit lebih aman?</strong><br />
Jawab: Tidak. Mereka mengandung jumlah banyak bahan-bahan kimia yang beracun yang sama seperti rokok biasa. Dan oleh karenanya perokok-perokok biasa (rokok yang mengandung nikotin) akan menarik nafas lebih dalam atau mereka bahkan akan menghisap lebih banyak rokok-rokok ini.<br />
Akhirnya, jumlah tar dan nikotin yang dimasukkan ke dalam tubuh mereka sama saja seperti menghisap rokok yang biasa.</p>
<p><strong>Apakah saya masih berisiko tinggi jika saya menghembuskan asap saja tanpa menghisapnya?</strong><strong><br />
</strong>Jawab: Ya.<br />
Kebanyakan dari bahan-bahan kimia dalam asap rokok (termasuk nikotin) bisa diserap melalui mulut dan hidung. Nikotin juga bisa diserap melalui kulit.<br />
Asap yang dihembuskan akan berada lama diudara sekeliling dan apabila anda menarik nafas kembali, maka ia akan masuk lagi ke dalam paru-paru anda.<br />
Kebanyakan perokok tidak menyadari bahwa mereka menghisap asap rokok apabila mereka menghembuskannya.</p>
<p><strong>Apa yang akan terjadi jika seorang wanita hamil merokok?</strong><br />
Jawab: Kebanyakan racun dalam asap rokok diserap ke dalam aliran darah. Apabila seorang wanita yang hamil merokok, bahan-bahan ini beralih dari ibu ke darah bayinya.<br />
Bayi wanita perokok mungkin dilahirkan kurang berat, tidak cukup bulan atau tidak dapat hidup. Bayi-bayi ibu yang merokok lebih berkemungkinan meninggal dunia pada tahun pertama. Jika mereka terus hidup, mereka mempunyai risiko yang lebih buruk untuk terjangkit paru-paru dan juga perkembangan fisik dan mentalnya kurang baik.<br />
Penelitian menunjukkan bahwa bagi wanita yang tidak merokok, asap yang dihisap dari rokok suami bisa mempengaruhi kesehatan bayi yang sedang dikandungnya. Kedua orang tua harus meninggalkan kebiasaan merokok diawal kehamilan jika mereka mau mengurangi risiko kesehatan bayi mereka daripada terlambat.</p>
<p><strong>Apa itu merokok pasif dan mengapa berbahaya?</strong><br />
Jawab: Seorang perokok pasif adalah seseorang yang menghisap asap rokok orang lain. Telah terbukti bahwa perokok pasif mengalami risiko kesehatan yang sama seperti seorang perokok.<br />
Perokok pasif mungkin mengalami mata pedih, hidung beringus, tekak yang serak dan pening kepala. Jika mereka terus menghisap asap rokok orang lain, mereka mempunyai risiko yang tinggi terserang kanker paru-paru, serangan jantung dan jangkitan paru-paru. Merokok secara pasif juga menyebabkan paru-paru berfungsi kurang baik.<br />
Merokok secara<br />
pasif bisa menyebabkan serangan kronis bagi mereka yang mengidap penyakit:<br />
Bronkitis<br />
Radang tenggorokan<br />
Flu dan alergi<br />
Asap yang disedot oleh perokok pasif mungkin mengandung:<br />
3 kali lebih banyak tar<br />
3 kali lebih banyak nikotin<br />
5 kali lebih banyak karbon monoksida<br />
50 kali lebih banyak bahan-bahan kimia yang menyebabkan kronis dibandingkan dengan asap yang dihisap oleh perokok melalui ujung rokok filter yang disaring.<br />
Tetapi ini tidak berarti yang mempunyai kebiasaan menghisap rokok itu tidak membahayakan bagi perokok. Si perokok menghisap lebih banyak asap dari setiap batang rokok dari orang-orang disekelilingnya.</p>
<p><strong>Apakah merokok secara pasif membahayakan kepada anak-anak?</strong><br />
Jawab: Ya, terutama jika orang tuannya merokok di rumah.<br />
Proses membesar dan perkembangan paru-paru terhambat.<br />
Mereka lebih berkemungkinan terserang batuk, flu dan terjangkit radang paru-paru<br />
Mereka mungkin mendapat masalah pada telinga, hidup dan tekak (seperti radang pita suara)<br />
Mereka lebih berkemungkinan menjadi perokok dengan mengikuti jejak orang tuanya.</p>
<p><strong>Apakah manfaatnya jika saya berhenti merokok walaupun saya sudah merokok bertahun-tahun?<br />
</strong>Jawab: Ya, ada. Jika anda meninggalkan kebiasaan merokok hari ini badan anda akan bebas dari nikotin dalam masa 8 jam. Kira-kira dalam satu minggu kemungkinan besar samping dari kebiasaan merokok akan hilang.<br />
Lama kelamaan, badan akan memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh tembakau. Dan jika anda terus menjauhkan diri dari rokok, risiko mengidap penyakit yang berkaitan dengan kebiasaan merokok berkurang. Masih belum terlambat untuk berhenti!!!</p>
<p><strong>Adakah cara yang terbaik untuk berhenti merokok?</strong><br />
Jawab: Tidak ada suatu cara yang terbaik untuk semua orang, karena pengaruhnya berlainan. Tetapi hanya ada satu masalah yang sama diantara bekas perokok yang sukses adalah mereka semua memang mau berhenti merokok!<br />
Berhenti secara mendadak. Seorang perokok berhenti merokok sepenuhnya pada saat tertentu. Cara ini adalah yang paling banyak dijalani. Kebanyakan bekas perokok berhenti melalui cara ini. Coba cara ini dulu sebelum mencoba cara yang lain.<br />
Cara menunda secara perlahan. Cara ini mengajak anda menunda masa anda menghisap batang rokok yang pertama sehingga anda dapat bertahan satu hari tanpa rokok. Atau anda bisa menunda menyalakan batang rokok beberapa menit sehingga anda bisa bertahan tanpa rokok sepenuhnya setiap kali anda ingin merokok.<br />
Cara mengurangi. Cara ini adalah dengan mengurangi bilangan rokok yang dihisap setiap hari sehingga anda tidak merokok lagi sama sekali.Anda juga bisa mengurangi separuh dari satu batang rokok setiap kali anda merokok.<br />
Terapi penggantian nikotin. Tempelan nikotin bisa menolong mengurangi gejala ketagihan yang anda alami apabila anda berhenti secara mendadak. Nikotin dalam tempelan menembus kulit ke dalam tubuh anda untuk mengurangi keinginan merokok. Ini menolong anda menghadapi kebiasaan merokok dan ketergantungan psikologi. Tanyakan kepada dokter anda untuk keterangan lebih lanjut.</p>
<p><strong>Adakah reaksi-reaksi yang normal setelah saya berhenti merokok?</strong><br />
Jawab: Ada. Gejalanya antara lain:<br />
Susah untuk memusatkan perhatian atau rasa mabuk karena otak anda perlu menyesuaikan diri kepada oksigen yang lebih.<br />
Batuk dan hidung beringus karena paru-paru anda mencoba menghilangkan semua kotoran dan kuman yang terkumpul semasa anda merokok.<br />
Keinginan yang kuat untuk merokok selama satu atau dua minggu selama tubuh anda mencoba menghilangkan nikotin.<br />
Rasa bergetar di tangan dan kaki apabila darah mulai mengalir seperti biasa.<br />
Tidak semua orang mengalami gejala-gejala ini tetapi jangan putus asa jika anda mengalaminya. Hal ini akan hilang dalam satu atau dua minggu dan itu adalah tanda-tanda bahwa keadaan anda mulai membaik.</p>
<p><strong>Bagaimanakah cara untuk mengatasi keinginan untuk merokok?</strong><br />
Jawab: Ada beberapa cara untuk mengatasi keinginan untuk merokok, antara lain:<br />
Minta anggota keluarga dan rekan-rekan anda supaya mendukung dan mengingatkan anda.<br />
Jauhi orang-orang, tempat dan keadaan yang dapat membuat anda tertarik untuk merokok sekurang-kurangnya pada minggu-minggu pertama setelah berhenti.<br />
Hindari keinginan untuk merokok dengan membuang semua rokok-rokok, pemetik api dan tempat abu rokok.<br />
bergayalah seperti orang yang tidak merokok. Gantungkan tanda &#8220;dilarang merokok&#8221; untuk mengingatkan diri anda sendiri.<br />
Ubahlah pekerjaan yang biasa dilakukan setiap hari untuk meninggalkan kebiasaan merokok. Misalnya, kebiasaan merokok setelah makan, bangun dari meja makan dan gosok gigi atau pergi jalan-jalan.<br />
Lakukan sesuatu yang memerlukan anda menggunakan tangan, seperti membersihkan rumah, membuat kerajinan tangan atau berkebun.<br />
Cari sesuatu yang menarik untuk dilakukan pada saat-saat anda merasa ingin merokok. Biarkan diri anda senantiasa sibuk dan aktif dengan melakukan hobi baru.<br />
Kunyalah makanan kecil atau makanan ringan yang menyehatkan (seperti sayur-sayuran dan buah-buahan) dan lebih banyak minum.<br />
Berolahragalah selalu. Bersenam yang dapat melegakan pernafasan dan anda merasa lebih bertenaga.<br />
Pelajari cara-cara menenagkan diri seperti bernafas dengan panjang dan lemaskan otot untuk melegakan pernafasan.<br />
Jika anda merasa kaku karena tidak memegang rokok di tangan anda, gunakan benda-benda lain seperti pensil, klip kertas, uang koin atau pengorek gigi.<br />
Dokter anda bisa memberikan tempelan nikotin untuk membantu anda mengurangi keinginan merokok. Ini bisa anda dapatkan di klinik-klinik berhenti merokok di poliklinik-poliklinik tertentu.<br />
Mintalah Dokter Gigi anda membersihkan gigi anda dari kotoran yang disebabkan oleh tembakau supaya anda kelihatan lebih menarik. Anda tidak ingin mengotori gigi anda lagi.<br />
Hadiahkan diri anda setiap minggu atau setiap bulan dengan bebas rokok. Gunakan uang yang biasa dipakai untuk membeli rokok untuk membeli sesuatu yang benar-benar anda inginkan.</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fdjokosantoso.com%2F2007%2F02%2Ftanya-jawab-tentang-rokok%2F&amp;t=Tanya%20jawab%20tentang%20rokok" id="facebook_share_button_29" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; display: -moz-inline-block; display:inline-block; padding:1px 20px 0 5px; margin: 5px 0; height:15px; border:1px solid #d8dfea; color: #3B5998; background: #fff url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top right;">Share</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_29') || document.getElementById('facebook_share_icon_29') || document.getElementById('facebook_share_both_29') || document.getElementById('facebook_share_button_29');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_29') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://djokosantoso.com/2007/02/tanya-jawab-tentang-rokok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejarah Rokok di Kudus</title>
		<link>http://djokosantoso.com/2007/02/sejarah-rokok-di-kudus/</link>
		<comments>http://djokosantoso.com/2007/02/sejarah-rokok-di-kudus/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Feb 2007 12:49:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djokosantoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://djokosantoso.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Menjawab pertanyaan Jeng Lia, saya mencoba mencari data kenapa sih kok rokok pabriknya banyak di Malang &#038; Kudus&#8230;?? berikut adalah jawabannya, ini dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.Begini Ceritanya …..Riwayat kretek bermula di Kudus. Menjadi dagangan paling memikat di tangan pengusaha buta huruf. Sayang asal usulnya masih gelap.Kisah kretek bermula dari kota Kudus. Tak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="justify"><span><span>Menjawab pertanyaan Jeng Lia, saya mencoba mencari data kenapa sih kok rokok pabriknya banyak di Malang &#038; Kudus&#8230;?? berikut adalah jawabannya, ini dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.</span><br/><br/></span><span><span>Begini Ceritanya …..</span></span><br/><br/><span><span>Riwayat kretek bermula di Kudus. Menjadi dagangan paling memikat di tangan pengusaha buta huruf. Sayang asal usulnya masih gelap.<br/><br/>Kisah kretek bermula dari kota Kudus. Tak jelas memang asal usul yang akurat tentang rokok kretek. menurut kisah yang hidup dikalangan para pekerja pabrik rokok, riwayat kretek bermula dari penemuan Haji Djamari pada kurun waktu sekitar 1870-1880-an. Awalnya, penduduk asli kudus ini merasa sakit pada bagian dada. Ia lalu mengoleskan minyak cengkeh. Sakitnya reda. Djamari lantas bereksperimen merajang cengkeh dan mencampurnya dengan tembakau untuk dilinting menjadi rokok.<br/><br/>Kala itu melinting rokok sudah menjadi kebiasaan kaum pria. Djamari melakukan modifikasi dengan mencampur cengkeh. Setelah rutin menghisap rokok ciptaannya. Djamari merasa sakitnya hilang. Ia mewartakan penemuan ini kepada kerabat dekatnya. Berita ini menyebar cepat. Permintaan &#8220;rokok obat&#8221; ini pun mengalir.<br/><br/>Djamari melayani banyak permintaan rokok cengkeh. Lantaran ketika dihisap, cengkeh yang terbakar mengeluarkan bunyi &#8220;kemeretek&#8221;, maka rokok temuan Djamari ini dikenal dengan &#8220;rokok kretek&#8221;. Awalnya, kretek ini dibungkus &#8220;klobot&#8221; atau daun jagung kering. Dijual per ikat dimana setiap ikat terdiri dari 10 , tanpa selubung kemasan sama sekali.<br/><br/>Rokok kretek kian dikenal. Namun tak begitu dengan penemunya Djamari diketahui meninggal pada 1890. Siapa dia dan asal-usulnya hingga kini masih remang-remang. Hanya temuannya itu yang terus berkembang. Sepuluh tahun kemudian, penemuan Djamari menjadi dagangan memikat di tangan Nitisemito, perintis industri rokok di Kudus.<br/><br/>Bisnis rokok dimulai oleh Nitisemito pada 1906 dan pada 1908 usahanya resmi terdaftar dengan merek &#8220;Tjap Bal Tiga&#8221;. Bisa dikatakan langkah Nitisemito itu menjadi tonggak tumbuhnya industri rokok kretek di Indonesia.<br/><br/>Beberapa babad legenda yang beredar di Jawa, rokok sudah dikenal sudah sejak lama. Bahkan sebelun Haji Djamari dan Nitisemito merintisnya. Tercatat dalam Kisah Roro Mendut, yang menggambarkan seorang putri dari Pati yang dijadikan istri oleh Tumenggung Wiroguno, salah seorang panglima perang kepercayaan Sultan Agung menjual rokok &#8220;klobot&#8221; (rokok kretek dengan bungkus daun jangung kering) yang disukai pembeli terutama kaum laki-laki karena rokok itu direkatkan dengan ludahnya.<br/><br/><br/><strong>Awal usaha Kretek</strong><br/><br/>Nitisemito sendiri seorang buta huruf, dilahirkan dari rahim Ibu Markanah di desa Janggalan dengan nama kecil Rusdi. Ayahnya, Haji Sulaiman adalah kepala desa janggalan. Pada usia 17 tahun ia mengubah namanya menjadi Nitisemito. Pada usia ini, ia merantau ke Malang, Jawa Timur untuk bekerja sebagai buruh jahit pakaian. Usaha ini berkembang sehingga ia mampu menjadi pengusaha konfeksi. Namun beberapa tahun kemudian usaha ini kandas karena terlilit hutang. Nitisemito pulang kampung dan memulai usahanya membuat minyak kelapa, berdagang kerbau namun gagal. Ia kemudian bekerja menjadi kusir dokar sambil berdagang tembakau. Saat itulah dia berkenalan dengan Mbok Nasilah, pedagang rokok klobot di Kudus.<br/><br/>Mbok Nasilah, yang juga dianggap sebagai penemu pertama rokok kretek, menemukan rokok kretek untuk menggantikan kebiasaan nginang pada sekitar tahun 1870.<br/><br/>Di warungnya, yang kini menjadi toko kain Fahrida di Jalan Sunan Kudus, Mbok nasilah menyuguhkan rokok temuannya untuk para kusir yang sering mengunjungi warungnya. Kebiasaan nginang yang sering dilakukan para kusir mengakibatkan kotornya warung Mbok Nasilah, sehingga dengan menyuguhkan rokok, ia berusaha agar warungnya tidak kotor.<br/><br/>Pada awalnya ia mencoba meracik rokok. Salah satunya dengan menambahkan cengkeh ke tembakau. Campuran ini kemudian dibungkus dengan klobot atau daun jagung kering dan diikat dengan benang. Rokok ini disukai oleh para kusir dokar dan pedagang keliling. Salah satu penggemarnya adalah Nitisemito yang saat itu menjadi kusir.<br/><br/>Nitisemito lantas menikahi Nasilah dan mengembangkan usaha rokok kreteknya menjadi mata dagangan utama. Usaha ini maju pesat. Nitisemito memberi label rokoknya &#8220;Rokok Tjap Kodok Mangan Ulo&#8221; (Rokok Cap Kodok makan Ular). Nama ini tidak membawa hoki malah menjadi bahan tertawaan. Nitisemito lalu mengganti dengan Tjap Bulatan Tiga. Lantaran gambar bulatan dalam kemasan mirip bola, merek ini kerap disebut Bal Tiga. Julukan ini akhirnya menjadi merek resmi dengan tambahan Nitisemito (Tjap Bal Tiga H.M. Nitisemito).<br/><br/>Bal Tiga resmi berdiri pada 1914 di Desa Jati, Kudus. Setelah 10 tahun beroperasi, Nitisemito mampu membangun pabrik besar diatas lahan 6 hektar di Desa jati. Ketika itu, di Kudus telah berdiri 12 perusahaan rokok besar, 16 perusahaan menengah, dan tujuh pabrik rokok kecil (gurem). Diantara pabrik besar itu adalah milik M. Atmowidjojo (merek Goenoeng Kedoe), H.M Muslich (merek Delima), H. Ali Asikin (merek Djangkar), Tjoa Khang Hay (merek Trio), dan M. Sirin (merek Garbis &amp; Manggis).<br/><br/>Sejarah mencatat Nitisemito mampu mengomandani 10.000 pekerja dan memproduksi 10 juta batang rokok per hari 1938. Kemudian untuk mengembangkan usahanya, ia menyewa tenaga pembukuan asal Belanda. Pasaran produknya cukup luas, mencakup kota-kota di Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan bahkan ke Negeri Belanda sendiri. Ia kreatif memasarkan produknya, misalnya dengan menyewa pesawat terbang Fokker seharga 200 gulden saat itu untuk mempromosikan rokoknya ke Bandung dan Jakarta<br/><br/><br/><strong>Ambruknya rokok kretek Bal Tiga dan Munculnya Pesaing</strong><br/><br/>Hampir semua pabrik itu kini telah tutup. Bal tiga ambruk karena perselisihan diantara para ahli warisnya. Munculnya perusahaan rokok lain seperti Nojorono (1940), Djamboe Bol (1937), Djarum (1950), dan Sukun, semakin mempersempit pasar Bal Tiga ditambah dengan pecahnya Perang Dunia II pada tahun 1942 di Pasifik, masuknya tentara Jepang, juga ikut memperburuk usaha Nitisemito. Banyak aset perusahaan yang disita. Pada tahun 1955, sisa kerajaan kretek Nitisemito akhirnya dibagi rata pada ahli warisnya.<br/><br/>Ambruknya pasaran Bal Tiga disebut sebut juga karena berdirinya rokok Minak Djinggo pada tahun 1930. Pemilik rokok ini, Kho Djie Siong, adalah mantan agen Bal Tiga di Pati, Jawa Tengah. Sewaktu masih bekerja pada Nitisemito, Kho Djie Siong banyak menarik informasi rahasia racikan dan strategi dagang Bal Tiga dari M. Karmaen, kawan sekolahnya di HIS Semarang yang juga menantu Nitisemito.<br/><br/>Pada tahun 1932, Minak Djinggo, yang penjualannya melesat cepat memindahkan markasnya ke Kudus. untuk memperluas pasar, Kho Djie Siong meluncurkan produk baru, Nojorono. Setelah Minak Djinggo, muncul beberapa perusahaan rokok lain yang mampu bertahan hingga kini seperti rokok Djamboe Bol milik H.A. Ma&#8217;roef, rokok Sukun milik M. Wartono dan Djarum yang didirikan Oei Wie Gwan.<br/><br/>Perusahaan rokok kretek Djarum berdiri pada 25 Agustus 1950 dengan 10 pekerja. Oei Wie Gwan, mantan agen rokok Minak Djinggo di Jakarta ini, mengawali bisnisnya dengan memasok rokok untuk Dinas Perbekalan Angkatan Darat. Pada tahun 1955, Djarum mulai memperluas produksi dan pemasarannya. Produksinya makin besar setelah menggunakan mesin pelinting dan pengolah tembakau pada tahun 1967.<br/><br/>Di era keemasan Minak Djinggo dan di ujung masa suram Bal Tiga, aroma bisnis kretek menjalar hingga ke luar Kudus. Banyak juragan dan agen rokok bermunculan. Di Magelang, Solo dan Yogyakarta, kebanyakan pabrik kretek membuat jenis rokok klembak. Rokok ini berupa oplosan tembakau, cengkeh dan kemenyan.<br/><br/><br/><strong>Perkembangan industri kretek di daerah di pulau Jawa</strong><br/><br/>Kretek juga merambah Jawa Barat. Di daerah ini pasaran rokok kretek dirintis dengan keberadaan rokok kawung, yakni kretek dengan pembungkus daun aren. Pertama muncul di Bandung pada ta<br />
hun 1905, lalu menular ke Garut dan Tasikmalaya. Rokok jenis ini meredup ketika kretek Kudus menyusup melalui Majalengka pada 1930-an, meski sempat muncul pabrik rokok kawung di Ciledug Wetan.<br/><br/>Sedangkan di Jawa Timur, industri rokok dimulai dari rumah tangga pada tahun 1910 yang dikenal dengan PT. HM Sampoerna. Tonggak perkembangan kretek dimulai ketika pabrik-pabrik besar menggunakan mesin pelinting. Tercatat PT. Bentoel di Malang yang berdiri pada tahun 1931 yang pertama memakai mesin pada tahun 1968, mampu menghasilkan 6000 batang rokok per menit. PT. Gudang Garam, Kediri dan PT HM Sampoerna tidak mau ketinggalan, begitu juga dengan PT Djarum, Djamboe Bol, Nojorono dan Sukun di Kudus.<br/><br/>Kini terdapat empat kota penting yang menggeliatkan industri kretek di Indonesia; Kudus, Kediri, Surabaya dan Malang. Industri rokok di kota ini baik kelas kakap maupun kelas gurem memiliki pangsa pasar masing masing. Semua terutapa pabrik rokok besar telah mencatatkan sejarahnya sendiri. Begitu pula dengan Haji Djamari, sang penemu kretek. Namun riwayat penemu kretek ini masih belum jelas. Dan kisahnya hidupnya hanya dekrtahui di kalangan pekerja pabrik rokok di Kudus.</span></span><br/><br/><br/><span><span>Jadi begitulah Mbak Lia Ceritanya, jadi tidak hanya di Malang dan Kudus, tapi juga di Surabaya dan Kediri</span></span><br/><br/></div>
<p><br/><br/> </p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fdjokosantoso.com%2F2007%2F02%2Fsejarah-rokok-di-kudus%2F&amp;t=Sejarah%20Rokok%20di%20Kudus" id="facebook_share_button_27" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; display: -moz-inline-block; display:inline-block; padding:1px 20px 0 5px; margin: 5px 0; height:15px; border:1px solid #d8dfea; color: #3B5998; background: #fff url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top right;">Share</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_27') || document.getElementById('facebook_share_icon_27') || document.getElementById('facebook_share_both_27') || document.getElementById('facebook_share_button_27');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_27') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://djokosantoso.com/2007/02/sejarah-rokok-di-kudus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>COHIBA</title>
		<link>http://djokosantoso.com/2007/01/cohiba/</link>
		<comments>http://djokosantoso.com/2007/01/cohiba/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Jan 2007 11:17:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djokosantoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://djokosantoso.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Cohiba, cigar ini berasal dari Cuba negara penghasil Cigar terbesar didunia. Cohiba adalah salah satu Cigar favourite Presiden dari negara ini yaitu Fidel Castro. Cohiba diproduksi pertama kali pada tahun 1968 dan memasuki market International pada tahun 1982. Cohiba menawarkan Cigar dengan beragam bentuk, ukuran dan aroma yang variatif. Cohiba adalah salah satu Cigar Premium [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><a href="http://bp2.blogger.com/_kJdVrmzCFOM/RbX37nKNyhI/AAAAAAAAAAM/NV-7hYiYlO4/s1600-h/cohiba-72.jpg"><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5023193562897828370" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 265px; CURSOR: hand; HEIGHT: 329px" height="245" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_kJdVrmzCFOM/RbX37nKNyhI/AAAAAAAAAAM/NV-7hYiYlO4/s320/cohiba-72.jpg" width="161" border="0" /></a></p>
<p><a href="http://bp2.blogger.com/_kJdVrmzCFOM/RbX37nKNyhI/AAAAAAAAAAM/NV-7hYiYlO4/s1600-h/cohiba-72.jpg"></a><span style="font-family:georgia;">Cohiba, cigar ini berasal dari Cuba negara penghasil Cigar terbesar didunia. Cohiba adalah salah satu Cigar favourite Presiden dari negara ini yaitu Fidel Castro. Cohiba diproduksi pertama kali pada tahun 1968 dan memasuki market International pada tahun 1982. Cohiba menawarkan Cigar dengan beragam bentuk, ukuran dan aroma yang variatif. Cohiba adalah salah</span> satu Cigar Premium yang ada didunia dengan Price yang tergolong sangat mahal. Pada tahun 1992 Cohiba mengeluarkan jenis terbaru yang terkenal dengan sebutan Siglo dari seri 1 sampai dengan seri 6. Sekadar untuk informasi saja, bagi anda yaang penasaran dengan Cigar ini anda bisa mendapatkannya di Havana Club Cigar di Grand Hyat Jakarta atau La Casa Del Habanos ( Rumah Cigar ) di Mandarin Hotel.. Tentunya siapkan dahulu kocek anda karena harga Cigar ini lumayan mahal. Harganya berkisar dari 150.000-600.000/ batang.</p>
<p>-Sylva-</p>
<p>&#8220;Untuk awal yang Indah dan nikmat cobalah &#8216;Cohiba Siglo 2&#8242;, that&#8217;s the fantastic Cigar&#8221;</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fdjokosantoso.com%2F2007%2F01%2Fcohiba%2F&amp;t=COHIBA" id="facebook_share_button_17" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; display: -moz-inline-block; display:inline-block; padding:1px 20px 0 5px; margin: 5px 0; height:15px; border:1px solid #d8dfea; color: #3B5998; background: #fff url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top right;">Share</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_17') || document.getElementById('facebook_share_icon_17') || document.getElementById('facebook_share_both_17') || document.getElementById('facebook_share_button_17');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_17') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://djokosantoso.com/2007/01/cohiba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
