July 5

Tempat Asyik untuk Kolektor Rokok

Kepada teman teman sesama kolektor rokok, ada tempat asyik dan Online untuk belanja Tembakau dan Cigar, dapat dipercaya, transfer dan barang dikirim ….

Berbagai merk tembakau dan cigar di jual disana, Jagan lupa klo mau cigar yang muah meriah dan rasanya cukup asyik, beli havana cigar.

Ada juga Cigar dengan kotak ukiran jepara, utuk harga cigar sendiri harganya mulai 13 rebu rupiah sampai 400 rebu ada semua.

Ok ?

Silahkan saja mampir ke Putu Cowe Tobbaco Cigars dan Indonesian Tobaccos. Dikedua Blog Multiply tersebut juga banyak diulas tentang berbagai tembakau dan cigars, banyak pengetahuan yang akan kita dapatkan dari sana, bahkan ada perbandingan atau evaluasi yang cukup mendetail terhadap beberapa tembakau, coba deh simak disini : Komen Pakar Tembakau

cukup ya …. ayo mampir massss


nah ini adalah poto Om Budi, pemiliknya, karena malu-malu potonya kecil aja 🙂

****lagi nunggu pesanan Bali Cigar****

December 4

Garuda = Eagle

Rokok Garuda dan Eagle ini saya dapatkan dari Om Budi, 1 paket dengan peralatan linting, Rokok ini produk Sohibnya Om Budi yang juga jadi Bosnya Marimas. Rokok-rokok ini buatan PT. CV Moeria Mulia – Kudus Indonesia.

Rokok Garuda yang putih saya sudah punya dari dulu saya dapat ketika sedang mudik ke Surabaya, tetapi yang Garuda merah dan Eagle saya belum punya dan baru dapat sekarang karena rokok ini ternyata hanya dipasarkan di Makasar saja. Pernah dipasarkan di Jateng tapi tidak sebanding dengan biaya promosinya.

Cara distribusi rokok inipun cenderung sederhana saja, yaitu langsung keagen-agen dan toko-toko besar dan pengirimannya dilakukan sesuai pesanan saja.

Kenapa ya kok kelihatannya pemasarannya sederhana saja, itu karena rokok ini hanya bisnis sampingan saja, kalau mengandalkan bisnis rokok ini saja sudah gulung tikar, berat di saingan, dan cukai. Pemilik pabrik rokok ini punya banyak bisnis, antara lain Marimas, cengkeh zanzibar, cengkeh rajangan, sigaret, kertas buku, dll. Jadi gak “ngoyo” kembangkan rokok, walau cuman jalan ditempat saja.

Hemmm, butuh tenaga marketing pak ? … halah

December 3

Belajar ngelinting dulu

Setelah mendapat kiriman bahan-bahan dari Om Budi, saya mencoba untuk membuat lintingan dan ini belum termasuk saosnya, masih tembakau murni yang lezattt.

Persiapan yang saya lakukan adalah menyiapkan alat-alatnya terlebih dahulu,

  1. alat linting
  2. tembakau
  3. tembakau yang sudah di beri saos
  4. kertas rokok
  5. lem
  6. bungkus rokok
  7. filter
  8. sarung tangan higenis (bukan sarung tangan untuk naik motor)

nah, saya mulai belajar melinting,

percobaan 1, gagal – ancur gak karuan
percobaan 2, gagal juga – masih gembos, kosong

kedua percobaan itu gagal karena saya langsung menggabungkan tembakau dan kertasnya di lintingan. Dipercobaan berikutnya saya pisahkan antara tembakau dan kertas. Jadi tembakau dan filter ditempat lintingan dalam, saya tarik (rolling dulu) sedikit (tidak sampai habis, saya sisakan kurang lebih 6cm untuk penempatan kertas) baru setelah rapih kertas saya letakan di lintingan, tarik terus …. done !!! sempurna !!

percobaan 3, lumayan bagus sayang filter terbalik letaknya
percobaan 4- dst … sempurna

mau buka pabrik rokok ahhh ….

hahahahahaha

December 1

Males ngeblog, lagi bikin rokok sendiri

1_211192791l.jpg

Baiklah … halah

Saya lagi males banget nulisin Blog ini …. sekarang, selain sedang sibuk kerjaan (kejar target akhir tahun), juga sedang mempersiapkan buat rokok sendiri … rokok indie … judulnya belum dapat … ada yang mengusulkan ?

Ini rokok tidak dijual alias gratis !!!!!, hanya untuk kenang2an, soal rasa … jangan kuatir … saus rokok ini dibuat oleh ahlinya Om Patrik Budi

Rasanya saya pengen mendekati Sampoerna A-Mild, tapi kayaknya ndak mentol …. nah masalahnya saya udah tidak merokok sekarang,
Pertanyaannya adalah, apakah kalau saya mencoba rokok itu 1 isapan saja, akan menggugurkan puasa merokok saya yang sudah saya lakoni selama 167 hari ? dimulai dari 0 lagi maksutnya ? ah … saya kira ndak.

Desain sampulnya lagi akan dibikin … ada yang mau bantu desain ? hehehehe

Brand-nya masih bingung namanya apa.

Ayo usul disini, siapapun yang usul akan mendapatkan 1 rokok gratis dikirim … hehehehehe (kalau sudah jadi)

update : kiriman contoh rasa sudah diterima

April 18

Cowe part 02

Havana Extra Fine Cigar
berisi 30 batang cerutu dengan kemasan dari kotak kayu yang sederhana dengan label kertas bermotif kayu. Adalah Cerutu Jawa produksi Rizona Temanggung.

Cerita Tembakau Temanggung
Tembakau Temanggung adalah salah satu dari tembakau terbaik, dapat dilihat disini
Tembakau Temanggung terdiri dari 2 macam varietas unggulan yaitu Sindoro 1 dan Kemloko 1, yang tentunya kuantitas produksinya juga lebih unggul dari tembakau lokal.
Untuk mempertahankan mutu dan keaslian tembakau Temanggung, petani daerah Temanggung telah melarang atau menolak tembakau impor terutama dari Kabupaten Demak dan Kendal, Jawa Tengah; Bojonegoro, Jawa Timur; dan Garut, Jawa Barat. Dan hal ini mendapat dukungan dari Pemda setempat.
Selain itu mutu tembakau Temanggung juga sering kali dicampur dengan gula pasir untuk menambah bobotnya. Akibatnya …. Hem tau sendiri, Pabrik Rokok banyak menolak tembakau tersebut.

Tembakau Rajangan
Tembakau rajangan Temanggung merupakan tembakau rakyat yang mempunyai ciri khusus, baik dilihat dari aroma, warna maupun pegangannya . Karena tembakau rajangan Temanggung mempunyai ciri-ciri khusus, maka oleh pabrik rokok kretek disebut tembakau lauk yang tidak bias diproduksi di daerah–daerah lain . Mutu TEMBAKAU RAJANGAN sangat dipengaruhi oleh jenis tanah, iklim jenis tembakau dan cara pengolahannya.

Di Kabupaten Temanggung, tanaman tembakau banyak ditanam dilereng Gunung Sumbing , Gunung Sindoro, Gunung Perahu yang merupakan lahan tegalan , sedang lainnya ditanam di areal persawahan.Dalam setiap tahunnya tembakau rajangan dapat diproduksi mancapai puluhan ribu ton dan mampu menyedot ratusan ribu tenaga kerja. Dari produksi tembakau rajangan ini telah memberikan penghasilan bagi sebagian besar masyarakat Temanggung.

Kembali ke Laptop … he he he he
Tembakau untuk cerutu, selain untuk isinya, juga untuk Pembungkus (omblad) dan Pembalutnya (dekblad), berbeda-beda ya….. he he he

Sekarang kembali ke Havana Extra Fine
Cerutu dengan kotak kayu ini pertama kali saya buka dari bungkus paketnya, saya sudah tidak tahan lagi untuk mencobanya, ini adalah kali pertama saya merokok koleksi saya yang cuma 1 bungkus atau kotak saja, dan ketika api dari korek sudah menyulut cerutu ini….. Surprise rasanya….. Ringan dan lezat sekali …
mungkin kalo makanan kata Om Bondan … “mak nyus!!!”
Havana seperti rokok putih rasanya… ringan. 
Dibanding harga yang tertera di pita cukai Rp. 11,600, hemmm patut dicoba ! 
Cara merokok cerutu saya belum bisa, menurut Sylva merokok cerutu beda dengan merokok cigarette, merokok cerutu tidak memasukkan asapnya dalam perut kita, tetapi kayak orang kumur, hanya di dalam mulut saja.
halah susah bener !!!! aku hajar saja,

April 17

Cowe part 01

Pulang kerja beberapa hari yang lalu, baru turun dari mobil, anakku Bara lari keluar, ditangannya ada sebuah bungkusan berwarna putih, ketika sudah dekat, dia bilang :
“papa, nih pa yang papa tunggu-tunggu udah datang, tadi pagi.”
Dia ikut senang rupanya.
Memang beberapa hari itu saya menanti-nanti kiriman dari Om Budi, sebuah paket yang pasti akan membuat saya berjingkrak-jingkrak menerimanya…..
Asyik juga akhirnya datang ….. isinya ? hasil karya Cowe

pengen sekali waktu tu aku langsung membukanya, tapi … kamera sedang dipinjam teman, sayang klo langsung dibuka. Harus diabadikan !!!!

Terima kasih Om Budi …