August 2

Suroboyo Carnival Night Market

Berada di Surabaya dalam rangkah silaturahmi dan halal bihalal di Lebaran tahun ini, saya beserta keluarga tidak lupa menyempatkan diri untuk bermain di Suroboyo Carnival Night Market (SCNM).

Hari pertama saya gagal bisa masuk ke lokasi karena parkir mobil yang sudah penuh dan ngeri melihat kepadatan pengunjungnya. Saat itu saya tiba di lokasi pukul 7 malam.

2 hari berikutnya, tepatnya tanggal 1 Agustus 2014, saya ke SCNM kembali tentunya dengan waktu yang lebih sore,

“bingo !!!”

Saya dapat tempat parkir mobil, walau di luar area (parkir umum dilapangan seberang lokasi). Ndak masalah yang penting bisa parkir.

Tiket masuk Rp 20.000,- per orang, karena masih sore, antrian di tiket tidak masalah. Masuk ke Lokasi …. Jeng jeng … Puenuh

Surabaya Carnival
Surabaya Carnival
Surabaya Carnival
Surabaya Carnival
Surabaya Carnival
Surabaya Carnival

Sampai pukul 13.00 malam sejak masuk pukul 18.00, anak2 saya cuman dapat 3 wahana, 4D (yang gak jelas sama sekali 4Dnya, karena antara pilem dan goyangan kursi gak sinkron blas ! 5% nya Transformer di Universal Studio Sin, hahahaha), Roller Coaster (ini lumayan untuk ukuran anak-anak, walau gak ekstrem) dan Go Cart. Harga tiket wahana memang sangat terjangkau.

Benerapa catatan saya tentang SCNM ini :

  • jam masuk dengan jumlah wahana yang katanya 50 jenis lebih (tulisannya di banner) tidak seimbang dengan lama beroperasinya (16.00-24.00)
  • petunjuk di wahana, bolehlah melokal dengan istilah surabaya “Mlebu” dan “Metu”, tapi seyogyanya dibawahnya ada dalam bahasa Indonesia dan Inggris, gak kabeh wong ngerti boso jowo cuk, dan saya melihat ada wong londo (baca:bule) yang masuk.
  • penggunaan kartu isi ulang untuk beli makanan dan minuman, anjrit ini menyulitkan ! Bikin ribet dan lama. Belum lagi dalam 1 hari harus habis dan angus kalau lewat hari (beda dengan kartu isi ulang timezone, dll), memang sih di pintu keluar ada lokasi refund, tapi bikin antri lagi, anjrit !! Bejubel. Mbok kalau bisa gampang langsung pakai uang gak usah dibikin ribet !
  • denah lokasi wahana tidak tersebar, baik berupa brosur maupun petinjuk di lokasi. Yang ada cuma petunjuk arah saja.
  • kenapa tidak ada tiket terusan, shit !!! Harus antri lagi di setiap wahana.
  • Suttle Bis dari area parkir luar area dan tempat-tempat pemberhentian umum sangat sangat kurang ! Huuuuu
  • penertipan pengunjung yang masih gak berbudaya antri ! Ini paling menjengkelkan !! Goblok gak berbudaya sak emak emak e !! Lah jadi emosikan aku.

Semoga SCNM ini bisa lebih baik lagi dan bisa menjadi kebanggan masyarakat Surabaya.
Amin

July 27

Piknik ke Pulau Sepa

Pembubaran Panitia Family Gathering kantor, temen-temen ngajak ke Sepa Island. Mendengar nama ini saya ndak sreg banget untuk ikut karena sudah beberapa kali pernah ke pulau itu. Bayangan saya adalah kamar-kamar yang kurang terawat, shower yang tidak lancar … ahhh

Hanya keindahan alamnya yang membuat saya tertarik untuk ikut kembali. Saya langsung minta tolong Pak Kos untuk membelikan Amscud snorkling, karena punya saya yg lama kurang bagus, tak lupa pula saya minta dia untuk membelikan AquaPack, saya pengen banget mencoba untuk memfoto bawa air, nyoba-nyoba ceritanya. Hanya ini yang memotivasi saya untuk ikutan.

Hari pertama tiba dilokasi

July 3

Hati-hati di Sim Lin

Beberapa hari setelah piknik di Halimun, saya mendapatkan tugas kantor dalam rangka pengetesan wall cladding untuk proyek Gedung Perkantoran Menara MT. Haryono. disela-sela hal itu saya menyempatkan diri untuk jalan-jalan dan biasalah … belanja.

Karena ingat anak tercinta, yang sangat ingin punya Wii, saya meluncur ke Sim Lin, semacam Glodok Jakarta di Singapore. Saya tidak dapat Wii, karena harganya tidak berbeda jauh dan saya takut tidak bisa dipakai di Indonesia akhirnya saya membeli digital frame, harganya juga gak jauh beda dgn di Indonesia.

Temen saya pengen banget beli PSP, dan terjadilah transaksi. harga deal adalah S$225 murah dibanding di Indonesia,setelah barang tersebut dibayar dan uang sudah dimasukkan ke cash box, Pelayan toko itu minta agar temen saya tersebut sekalian membeli asesoris PSP seharga S$130, padahal di Indonesia harganya cuman 300 rebu. Teman saya tidak mau, tapi mereka memaksa, dan klo tidak mau temen saya harus membeli PSP yg sudah dibawar tadi menjadi S$300, gila mahal amat.

Teman saya akhirnya membatalkan membeli PSP tersebut, tapi apa yang terjadi berikutnya adalah mereka tidak mau mengembalikan duit teman saya, klo mau ya harus beli dengan harga S$300, Jancuk ! dan kalau tidak mau katanya kami harus menunggu Bosnya yang tidak tau keberadaannya. Kemungkinan dia tau kalau pesawat kami kurang beberapa jam lagi akan berangkat, sial !

Tidak ada jalan selain harus panggil Polisi, dan sialnya lagi susah banget cari polisi di sana. Setelah polisi datang dan nego, akhirnya mereka mau mengembalikan uang teman saya, walau tidak semua …
sekali lagi asyem !

Saya gak menduga sama sekali klo negara yang dikatakan pada taat dan patuh itu masih banyak preman, mukanya memang kayak bajingan gitu dengan tatto ditangan, dasar !

Hati-hati belanja di negara orang klo sudah mendekati jam mau pulang. Terutama hati-hati belanja di Sim Lin.

July 2

Piknik ke Gunung Halimun

kringggggg …. kringggggg …. kringggggg ….
Malas sekali, alarm jam berbunyi, pengen rasanya aku banting, tapi aku ingat hari ini janjian sama temen-temen kantor untuk jalan-jalan ke Taman Nasional Gunung Halimun, ahh dengan malas aku mandi dan memulai persiapan.

Jam 6 tepat aku dah nyampe Kantor Pemasaran Perumahan Graha Kalimas, beberapa temen dah berkumpul, tinggal 1 orang lagi dan akhirnya kami berangkat pukul 6.30 menuju rest area Sentul.

Tempat itu adalah meeting point 1, karena beberapa temen berangkat dari rumah dan Kantor Pusat PT. Adhi Realty. di Sentul kita makan nasi uduk 3000-an per bungkus, total peserta 23 orang diangkut dengan 5 mobil, 2 Innova, 1 kapsul, 1 kijang pickup, 1 apv

Kami menuju arah Sukabumi, di Parung Kuda belok kanan menuju Kabandungan. perjalanan ketika mendekati Kabandungan, kami disuguhi suasana perbukitan dan kebun teh sepanjang mata memandang.

Continue reading