March 29

Sopir taxi malam ini

“Mana pak saya bawakan tasnya”
Tanpa banyak kata saya serahkan tas saya.

Hari ini badan saya lelah banget, setelah seharian banyak aktifitas yang saya lakukan, dan kini saatnya saya pulang ke rumah … Bekasi.

Tidak tau kenapa hari ini Surabaya begitu panas, bahkan sore ini sehabis mandipun keringat ini ndak ada hentinya mengucur.

“Kemana Pak ?” Tanya Pak Sopir memecahkan lamunanku.
“Ke Juanda lewat toll aja ya Pak biar cepet” jawab saya sekenanya

Saya sandarkan tubuh di jok belakang taxi agar lebih nyaman.

“Bade ten pundi Pak ?”
“Jakarta Pak”

“Nyambut damel ten Jakarta ?”
“Nggih”

“Niku wau sinten, Bapak njenengan nggih ?”
Dalam hati ‘jangkrik wong iki rek’
“Nggih, leres”

“Bidang nopo ten mriko”
“Perumahan Pak”
(Sabar-sabar)

“Sampeyan Sales Pak ?”
“Nggih Pak kulo sales”
(Jancuuuk)

Dan masih banyak pertanyaan dan cerita beliau tentang diri beliau …
Oalah sabar sabar.

Bayangan akan santai karena tinggal perjalanan pulang ndak terjadi.

Saya tau maksut Pak Sopir baik, berusaha ramah, dan menjalin komunikasi, kalau lagi ndak capek sih saya biasanya meladeni, tapi saat ini lain.

Pelayan si Sopir seharusnya melihat situasi. Jawaban yg pendek dari lawan bicara, seharusnya diketahuinya bahwa lawan bicara sedang tidak ingin banyak bicara.

Pelayanan berlebihan dari sopir taxi ini menurut saya juga dilakukan oleh pegawai Pom Bensin Pertamina, Pegawai Bank dan masih banyak lagi. SOP yang formal membosankan seperti Robot.

Coba deh ente duduk dekat pintu masuk Bank, aneh kedengarannya, seperti robot. “Selamat pagi Pak/Bu, boleh saya tau keperluannya apa ?” “Silahkan antri disini Pak/Bu”

Kalau ada konsumen selesai bertransaksi, “Terima kasih Pak/Bu atas kunjungannya, Selamat Pagi”

Halah .. Sumpah SOPnya koyok robot.

Menurut saya, cukup dengan senyum tulus dapat memberikan arti yang dalam kepada konsumen.

**apes sesampai di Bandara pesawat terlambat berangkat 30 menit lebih karena alasan Operasional, setelah masuk pesawat, ternyata kelas ekonomi bebas pilih tempat duduk, diamput, percuma aku milih pinggir jendela asem !**

February 14

Jangan pernah tergesa-gesa

Hari ini benar-benar deh,
2 aktifitas yang mengharuskan saya buru-buru.

Pertama
Dari sejak Sabtu sore saya sudah berencana untuk oprotan di Jalur Jatiasih (JJ), tetapi karena malamnya baru tidur jam 3 pagi karena mengikuti temen-temen TC125 Bekasi Chapter untuk Baksos Banjir, saya bangun kesiangan, setelah aktifitas rutin saya lakukan,  saya menyiapkan sepeda dan perlengkapannya untuk gowes oprotan di JJ. kemudian di list :
– Sepeda sudah naik mobil
– Tas Gowes + Bladder dah beres
– Sepatu dan pakaian ganti sudah di mobil

Jalan deh ke Jatiasih, sampai di Camp JJ pukul 7.10, lirik ke camp wah ada beberapa goweser, mudah-mudahaan bisa ditebengi, secara saya baru 1 kali gowes oprotan di Jatiasih, sehingga perlu teman yang sudah terbiasa.

Mobil lantas saya parkir dekat tukang cuci sepeda motor, turun dari mobil, cari sepatu …. jiaahhhhhhhh aseeemmmmm sepatu antara yang kiri dan yang kanan berbeda, 1 sepatu gowes dan 1-nya lagi sepatu golf, dianputtt !

Pulanglah saya dengan hati dongkol ….
Tapi saya tidak patah semangat, sampai rumah, ambil sepatu yang bener tetep gowes tapi ndak off road, lumayanlah untuk latihan pernafasan dan dengkul.

Kedua
Pada saat tidur karena kelelahan sepedahan, ada telepon masuk, ternyata Mas Anton dan minta direscue karena kecelakaan.
Langsung saja saya cuci muka dan ganti baju dan berangkat menuju tempat kejadian kecelakaan, saat bayar tiket tol di pintu tol Jati Bening, petugas senyum-senyum saja, saya bingung apa ada yang aneh.

Kemudian saya telp Mas Anton untuk mengetahui tempat detailnya beliau kecelakaan, ternyata beliau sudah direscue dan sudah aman, saya disuruh balik saja. Ya sutra, saya puter balik di Tol Pondok Gede, baru deh nyantai, nyetir mobil ndak buru-buru.

Saatnya membersihkan kacamata yang agak kabur/ndak focus gitu, sya kira ada kotoran. Saya ambil tisue dan mau bersihkan kacamata …. jiahhhhhhh kacamata yang saya bawa salah, itu kacamata yang rusak karena pernah keinjek anak saya dan kacanya pecah sebelah ….. ampuuunnnnnn !!!

Pesan moral :
Jangan pernah tergesa-gesa, kalaupun tergesa-gesa, tetap gunakan akal sehat …

hahahahaha

February 9

5 Barang yang paling saya inginkan

Ada 5 barang yang sangat aku inginkan, semua kebutuhan tersier, bukan pokok ok !
Apa saja itu ? Mari saya urai 1 per 1.

1. GPS Garmin 60 Csx
Nah ini adalah sebuah alat yang berfungsi untuk navigasi. Kenapa pilih ini tidak yang lain, karena value-nya ok, kate orang wortet-lah.
60 Csx sangat handal utk kebutuhan aktifitas outdor.
Harga kisaran Rp. 2.4 jt

2. Ipod Nano Chromatic 8 gb.
Yang satu ini akan menghibur hati yang sedang lara.
Sudah tau kan bagaimana kualitas suara ipod ? Tidak mengecewakan.
Nano berukuran kecil dan asyik di kantong, operasionalnya juga mudah. Bukan tasekrin. Mantaf lah.
Harga kisaran Rp. 1.5 jt

3. Road Bike (hibrit)
Nah ini untuk kebutuhan gowes di jalan raya dengan full speed dan nanjak.
Bisa juga dipakai B2W. Ban slik 27 speed. Merk masih belum ditentukan, tapi yg bagus sekalian.
Harga kisaran Rp 5 jt

4. Nikon D90
Agar gowes tidak fatamorgana (ada buktinya) perlukan diabadikan dengan kamera ini. Juga untuk persiapan poto pre-wedding saya … Loh ? Hahahahahaha
kamera ini harganya murah tidak terlalu mahal tapi kualitasnya lumayan bagus. Tinggal bagaimana yang mengoperasikannya, punya kemampuan gak ? Hahaha.
Harga kisaran Rp 10 jt

5. Helmet Camera
Asyik untuk buat pideo, sebuah kamera yang bisa ditempel di helm atau kendaraan kita, sehingga dapat merekam kegiatan kita berkendara.
Kameranya kecil, lucu. Dengan storage CD Card.
Harga kisaran Rp 2.5 jt

So …. Berapa totalnya ya ?
Ada yang mau minjemin tanpa bunga ?
Hahahaha

Apa barang keinginan ente ?

January 23

Do Not Cross

Sebuah persahabatan dan pertemanan adalah sangatlah penting dan membuat hidup ini semakin berwarna,
tetapi ketika kita melewati batas itu dengan hati [baca:cinta] yang terjadi adalah petaka.

Jangan dilewati !!!

Sebagai orang yang normal saya sangat membutuhkan kehidupan sosial, selalu saja saya inginkan bertambahnya sahabat dan teman. Namun saya mengalami suatu peristiwa dimana teman tadi berusaha untuk melewati batas itu, batas yang seharusnya tidak dilaluinya. Alhamdulillah saya bisa menghalaunya, gak tau nanti kalau ada yang berusaha menerobos, masih mampukah saya ?

Ingat Jangan dilewati !!!
Hati ini sudah dijaga dengan baik dan milik Ugi

***cukup berteman dan sex !!!-hahahahaha***

December 29

Adik Naik Sepeda

Bara adalah anak laki-lakiku, selama ni malas main keluar rumah, ternyata karena gak bisa naik sepeda, malu sama temennya katanya.
weleh ….

Minggu kemaren, sembari melihat kakaknya Bella sedang ada kenaikan tingkat di kepramukaan yang dia ikuti di Bumi Perkemahan Cibubur, Bara saya ajari naik sepeda, diluar dugaan cepat banget bisanya. walau harus jatuh bangun diawalnya, tapi akhirnya bisa juga, hanya dalam hitungan jam saja. Kuncinya karena kemauan dan semangatnya dia…. salut

Photobucket
semangat pantang menyerah !

Photobucket
Akhirnya bisa juga

Photobucket
ini adalah panning teknik pertama saya, baru nyoba, teryata berhasil juga walau kurang halus.
kamera : Nikon D50, mode Shutter Priority Auto dgn Exposure Time 1/15