Perjalanan di Bekasi #2 : Rumah Petak

November 30th, 2007 by djoko santoso

Gila hidup di Jakarta (Bekasi). Gaji Rp 350.000,- harga sewa rumah petak Rp 125.000,- gimana saya bisa hidup ?

Ya itulah perjalanan. Kerja di Jakarta (kantor saya ada di Sarinah waktu itu - PT.Adhi Realty salah satu unit usaha PT Adhi Karya) sebagai staf perencana (arsitek), tidak malah menabung, tapi malah menguras tabungan, untung masih pnya tabungan sewaktu keja di Surabaya dulu.

Egois - kata yg tepat untuk saya. Saya menerima kerja semata-mata karena jiwa petualang semangat mencari hal-hal baru. Aku harus bisa survive - itu kata hatiku.

Rumah petak …. ya, rumah petak. Berpindah-pindah dari rumah petak yang satu kerumah petak yang lain, tapi ada 1 rumah petak yang sangat lama saya tinggalin, 4 tahun lebih saya tinggal di rumah petak di jalan Laskar - Pekayon . Sebuah perjalanan yg telah saya lalui dulu.

 

Foto : rumah petak jl. Laskar - Pekayon, tempat saya dulu.

Di rumah petak ditemani 1 buah tv 14″ dan sebuah kasur yang saya bawa dari Surabaya. Tanpa meja, bahkan tv diletakkan diatas kardusnya saja. Adalah Bapak Soful Ulum yang banyak membantu saya, saya dibelikan meja kursi + Lemari Es 1 pintu. Terima kasih pak, Lemari Es-nya masih saya gunakan hingga sekarang. :-)

Setelah 4 tahun tinggal di rumah petak itu, saya pindah ke dalam Perumahan Taman Century 2, karena anak saya sudah besar dan mulai masuk PlayGroup perlu kiranya lingkungan yang agak baik. Beruntung juga karena saya dapat harga yang relatif murah karena kebaikan hati seseorang juga … Pak Arman - pemilik rumah.

Alhamdulillah cuman 2 tahun jadi konraktor di Taman Century 2 karena sudah bisa membeli rumah sendiri walau beda blok tapi tetap di Taman century 2. home sweet home.

Pernah suatu saat teman saya bilang “Kamu beli tanah atau rumah deh disini (Bekasi) kamu pasti kerasan”. Ternyata benar.
Sebelumnya saya pengen banget kembali ke Surabaya, bahkan sudah diterima kerja kembali di Surabaya dengan gaji yang jauh lebih besar, tapi lagi-lagi saya kok memutuskan tetap di Bekasi. Setelah beli rumah, benar apa yang dikatakannya.

Memiliki rumah sendiri dari hasil kerja sendiri memiliki kenikmatan tersendiri (rumah saya yang di Surabaya dari hasil pemberian oang tua saya). Demikian juga jauh dari orang tua dan mertua … memiliki kenikmatan sendiri. Bisa mengatur apa yang kita inginkan sendiri. Sangat nikmat !!

Posted in Perjalanan di Bekasi

4 Responses

  1. Totoks

    rumah sendiri begitu nikmat terasa ini mungkin kristalisasi keringat kalo tukul bilang… :D

  2. Vavai

    Wah, sirik euy. Menyenangkan sekali baca “Pendidikan Sejarah Perjuangan Mas Djoko.

    Fully Inspirated mas…

  3. venus

    senasib dah kita. berakit-rakit dahulu, naik kapal kemudian *nangis sesenggukan*

  4. djoko

    @all,
    hehehee … thanks
    sekarang jadi mensyukuri nikmat …. Amin

Leave a Comment

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.

About Djoko Santoso [Ngoceh]

Blog saya ini berkisar tentang rokok, terutama rokok rakyat, rokok yang diproduksi secara home industri, tetapi tidak menutup kemungkinan berisi semua informasi tentang rokok, saya suka koleksi rokok-rokok daerah yang jarang ditemui di kota besar.

PERINGATAN PEMERINTAH : MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN